
Bagi adik-adik dari SMPK Indra Prastha, hari Jumat (17/04/2026) dan Sabtu (18/04/2026) kemarin menjadi momen yang penuh makna di SMAK Santo Paulus Jember. Suasana sekolah seketika berubah meriah dengan kehadiran murid-murid dari SMPK Indra Prastha Bondowoso yang datang untuk mengikuti kegiatan Birontal alias pembinaan rohani dan mental.

Mengusung tema “Menyelam Diri, Meneguhkan Hati, dan Melangkah Pasti,” kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. Birontal hadir sebagai ruang refleksi bagi setiap murid untuk mengenal diri lebih dalam—tanpa distraksi, tanpa tekanan, hanya ada kejujuran dengan diri sendiri. Mari kita intip keseruan rangkaian acaranya!

Dua hari tersebut bukanlah agenda “datang, duduk, lalu pulang.” Ada transformasi yang dirasakan para peserta karena suasana kegiatan yang hangat dan nyaman. Energi positif semakin terasa saat memasuki sesi Character for Future Leaders yang dibawakan oleh Sr. Veronika Lusia B. Diaz, PPYK. Dalam sesi ini, para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak melakukan deep talk melalui visualisasi “Pohon Kehidupan”. Setiap bagian pohon ternyata memiliki filosofi yang mendalam: Akar, elambangkan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan keluarga sejak kecil. Batang, merepresentasikan karakter diri saat ini. Daun, menyimbolkan prestasi atau pengalaman paling berkesan dalam hidup. Buah, Diartikan sebagai cita-cita atau tujuan besar di masa depan.

Malam Refleksi: Unity in Diversity
Malam harinya, tibalah acara puncak yang paling dinanti, yaitu Evening Bonding: Unity In Diversity. Suasana sekolah sengaja dibuat gelap total. Setiap murid hanya dibekali satu lilin kecil sebagai penerang jalan—memberikan sensasi “ngeri-ngeri sedap” yang ikonik bagi para SaintPaulers. Peserta kemudian disebar ke empat titik kumpul: kantin, Gedung Olah Raga (GOR), serta ruang kelas X-1 dan X-4. Di sana, mereka dibimbing oleh bapak/ibu guru serta karyawan SMAK Santo Paulus Jember untuk saling terbuka. Mereka berbagi perasaan, harapan, hingga cita-cita besar yang ingin diraih di masa depan. Lantas, bagaimana tanggapan teman-teman SMPK Indra Prastha Bondowoso tentang SMAK Santo Paulus Jember? “Setelah mengikuti acara ini, terutama pada saat school tour, saya terkesan dengan metode pembelajaran yang diterapkan di Santo Paulus. Metode pembelajarannya interaktif dan menyenangkan, sehingga murid tidak cepat bosan dalam memahami materi,” ujar Dwinto P. H. Tuames, murid kelas VIII SMPK Indra Prastha.

Pesan untuk Masa Depan
Dari keseruan teman-teman kita yang jauh-jauh datang dari Bondowoso ini, ada satu pesan penting yang bisa kita petik: untuk menentukan masa depan, kita perlu mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Yuk, kita selami diri kita, teguhkan hati, dan melangkah pasti demi masa depan yang abadi! See you, SaintPaulers!
Jurnalis:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6
Foto:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6
Joshua Budi Hariyanto Kelas X-1






