Website Resmi SMA Katolik Santo Paulus Jember

SMA Katolik Santo Paulus Jember

Selamat datang di website SMA Katolik Santo Paulus. Sekolah ini hadir sebagai sekolah unggul di kota Jember. Tradisi pendidikan Katolik yang kaya akan nilai dan mutu mewarnai seluruh proses pembelajaran di  SMA Katolik Santo Paulus.  Tahun 2010 ini, Santo Paulus genap berusia 59 tahun, usia yang tidak terlalu muda dalam lingkup dunia pendidikan di kota Jember. Saat ini  Santo Paulus telah melengkapi diri dengan sistem teknologi dan menejemen terkini, baik untuk sistem pembelajaran maupun sistem administrasinya. Dalam usaha menyediakan menejemen mutu yang akuntabel, Santo Paulus sedang menyiapkan diri untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008. Kelengkapan dokumen dan kejelasan prosedur proses kegiatan ditata sedemikian rupa sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dinilai. Audit internal maupun eksternal dilakukan secara cermat. Berbagai kerjasama dengan pihak luar juga semakin ditingkatkan. Semuanya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu di setiap lini dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah ini.

MENILIK PERSIAPAN EKSPO UNTUK ESOK

ekspo

EKSPO PERGURUAN TINGGI– Siapa murid SMAK yang tidak mengetahui tentang ekspo? Ekspo  sebenarnya bertujuan untuk mengenalkan perguruan-perguruan tinggi swasta yang dapat dimasuki oleh para murid lulusan SMAK. Hal ini bertujuan untuk membantu murid-murid SMAK untuk menambah refrensi perguruan tinggi yang sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Di balik acara akbar ini, ada panitia yang bekerja di baliknya.

Hari Selasa (27/09/2016), para murid pilihan berkumpul untuk membahas tugas mereka selaku panitia. Pertemuan ini diadakan mulai pukul 13.50 sampai pukul 14.15 WIB di ruang kelas XII IPS 3. Panitia pendamping dan penerima tamu diberi arahan oleh Pak Joko di ruang kelas sedangkan Bu Eli bertugas untuk mendata kehadiran panitia. Tak semua panitia berada di dalam ruang kelas, khusus bagi panitia konsumsi, mereka berada di selasar kelas XII IPS 3 yang mendapat arahan dari Bu Sisca dan Bu Rini.

Pak Joko selaku penanggung jawab panitia pendamping menjelaskan tugas untuk panitia pendamping dari tiap-tiap peserta perguruan tinggi , di antaranya para panitia pendamping harus bersiap diri di stand yang sudah ditentukan, panitia harus mendampingi dan siap melayani Perguruan Tinggi yang sudah menjadi kewajibannya sedangkan bagi penerima tamu, mereka harus ada di meja buku tamu sebelum para tamu tiba terlebih dahulu. Pak Joko juga menjelaskan mengenai pembagian denah ruang yang akan digunakan untuk Perguruan Tinggi presentasi di tiap-tiap ruang kelas secara bergilir yang sudah ditentukan dengan cara bergantian. Ruang kelas yang digunakan sebanyak 21 kelas dari 24 kelas yang ada. Tiga ruang kelas yang tidak digunakan antara lain, ruang kelas X IPA 4, XI IPA 4, dan XI IPS 5. Di samping itu Bu Rini dan Bu Sisca selaku penanggung jawab konsumsi menjelaskan tugas untuk panitia konsumsi. Tugas panitia konsumsi yaitu membagikan makanan kepada para peserta ekspo (Perguruan Tinggi) dan para panitia ekspo sesuai waktu yang telah ditetapkan dari Bu Rini dan Bu Sisca.

Hari Kamis, 29 September nanti, panitia diwajibkan untuk datang pukul 06.30. Dengan menjadi panitia, mereka akan mendapat keistimewaan yaitu mendapat konsumsi dan poin tambahan yang telah ditentukan. Dengan pertemuan hari ini, semoga para panitia ekspo 2016 dapat mengerti dan memahami dengan tugas yang sudah diberikan. Sukses bagi para Panitia Ekspo 2016 (Lysia XI IPA 1 , Yogis XI IPS 2 dan Samuel XI IPS 4).

BUKAN OTAK SAJA, FISIK PUN TERLATIH

or

Hari ini tepatnya tanggal 26 September 2016, kelas XIA 3 sedang melaksanakan pembelajaran olah raga. Olah raga merupakan aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani. Olah raga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolah raga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien.

Materi olah raga kali ini adalah mengenai rounders. Beberapa murid mengatakan bahwa materi tersebut sulit tetapi beberapa juga mengatakan materi tersebut tidaklah sulit. Meskipun demikian para murid terus berlatih tanpa mengeluh agar mendapatkan nilai yang memuaskan pada saat penilaian. (Clarissa & Roselin)

MESKI SAIN TETAP MENYENANGKAN

violen

Hari ini tepatnya hari Sabtu tanggal 24 September 2016, kelas XA 4 mengakhiri kegiatan di sekolah dengan pelajaran Fisika. Materi kali ini mengenai vektor yaitu menghitung besar resultan vektor menggunakan neraca pegas. Praktik ini dikerjakan secara berkelompok. Praktik menggunakan neraca pegas ini bisa dibilang hal yang menarik dan sekaligus menjadi pengalaman baru bagi kami. Ternyata, meski belajar Sain, menyenangkan juga lho (Viorent dan Violrel)

KEBERSAMAAN INI AKAN MENJADI SEJARAH

irfan

Bel tanda usainya kegiatan belajar mengajar tidaklah identik dengan suasana yang sepi dan sunyi. Meski bel pulang sekolah sudah berdering, SMAK Santo Paulus tak pernah sepi dari murid-murid yang sedang berproses, baik berproses untuk mendukung pembelajaran maupun mengasah mereka untuk menjadi manusia yang mampu bekerja sama dengan orang lain dan mampu menjadi orang yang mampu beradaptasi dengan lingkungan. Karena pada hakikatnya belajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja termasuk juga di saat pulang sekolah (Irfan, Raymond, dan Johannes).

TERMOTIVASI KARENA BERKUALITAS, TEGAS, DAN DISIPLIN

paskib

Paskibra adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Wali Kota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Merdeka). Latihan dari kegiatan ini mirip dengan latihan militer. Hal ini membuat murid-murid anggota Paskib memiliki jiwa yang disiplin sekaligus tegas. Latihan paskibra memang melelahkan tetapi tidak ada satu pun murid yang mengeluh dan patah semangat. Di SMAK Santo Paulus, latihan Paskibra diadakan setiap hari Kamis setelah pulang sekolah. Peserta paskibra SMAK tentunya selalu antusias menunggu hari Kamis tiba karena mereka punya semangat yang besar untuk mengikuti latihan. Umumnya, murid-murid termotivasi ingin menjadi anak paskibra yang berkualitas, tegas, dan disiplin dalam menjalankan tugasnya. Paskibra SMAK Santo Paulus juga mengutamakan kebersamaan dan kekompakkan antar anggota dengan erat. Selain disiplin dan ketegasan yang didapat dari latihan ini, kita juga bisa merasakan betapa indahnya kekompakan Paskibra terutama saat bertugas bersama. Pasti ada perasaan senang jika seluruh anggota bertugas dengan kompak dan rapih. (Sharen & Putri)

BELAJAR BERPIKIR KRITIS, SISTEMATIS, DAN LOGIS

kti

Murid-murid SMAK Santo Paulus sudah tidak asing lagi dengan tugas KTI. Ketika kelas 12, mereka pun akan menyusun KTI karena KTI termasuk syarat kelulusan di SMAK Santo Paulus. Membuat KTI dalam bahasa Indonesia sudah dinilai rumit tetapi bagaimana jika KTI itu diminta dalam bahasa Inggris?

Mam Lisa sebagai guru Bahasa Inggris kelas 11 di SMAK Santo Paulus mempraktikan hal ini kepada murid-muridnya. Tugas KTI berbahasa Inggris ini sudah dilakukan sejak 2 tahun yang lalu. Para murid dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta membuat KTI dengan tema yang sederhana. “Tujuan saya meminta mereka membuat KTI dalam bahasa Inggris adalah supaya mereka mampu berpikir kritis, sistematis, dan logis. Tidak hanya itu, saya berharap agar mereka termotivasi untuk membuat KTI berbahasa Inggris apalagi bahasa yang digunakan dalam KTI berbeda dengan bahasa Inggris sehari-hari maupun di buku-buku informatif lain seperti novel,” begitulah penjelasan Mam Lisa mengenai tujuan tugas KTI yang beliau berikan.
Semua yang diberikan oleh guru tentunya bertujuan untuk membangun kemampuan para muridnya. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita sebagai murid menerima dan mengerjakan semua tugas yang diberikan guna membangun diri kita sendiri dan menghargai perjuangan para guru untuk meningkatkan kemampuan kita. Keep spirit, guys! (Cindi Kelas XI IPA3)

BERBICARA DAN BERPENDAPAT

debat

Debat merupakan kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Debat kompetitif adalah debat dalam bentuk permainan yang biasa dilakukan di tingkat sekolah dan universitas. Dalam hal ini, debat dilakukan sebagai pertandingan dengan aturan (“format”) yang jelas dan ketat antara dua pihak yang masing-masing mendukung dan menentang sebuah pernyataan.

SMAK SANTO PAULUS juga memiliki Tim Lomba Debat yang bisa diikuti oleh seluruh murid SMAK Santo Paulus. Namun, tentu saja melalui seleksi. TL debat ini dilakukan setiap hari Selasa pukul 14.00-15.30 WIB yang dibimbing oleh Pak Ujang dan Pak Miko. Ada 9 anak yang mengikuti ekstra debat ini, yaitu Ariel Tantono, Inggrid Monica, Patricia Amanda, Belinda Saerang, Margareta Fanandis, Carmelie Clara, Agnes Monica Meidy, David dan Michael Yosef. Tema yang digunakan untuk debat hari ini yaitu Reklamasi Bali sebagai Investasi Negara. Mereka dibagi menjadi dua klompok yaitu kelompok pro dan kontra serta ada yang menjadi moderator ( Shella & Clarissa)