Website Resmi SMA Katolik Santo Paulus Jember

SMA Katolik Santo Paulus Jember

Selamat datang di website SMA Katolik Santo Paulus. Sekolah ini hadir sebagai sekolah unggul di kota Jember. Tradisi pendidikan Katolik yang kaya akan nilai dan mutu mewarnai seluruh proses pembelajaran di  SMA Katolik Santo Paulus.  Tahun 2010 ini, Santo Paulus genap berusia 59 tahun, usia yang tidak terlalu muda dalam lingkup dunia pendidikan di kota Jember. Saat ini  Santo Paulus telah melengkapi diri dengan sistem teknologi dan menejemen terkini, baik untuk sistem pembelajaran maupun sistem administrasinya. Dalam usaha menyediakan menejemen mutu yang akuntabel, Santo Paulus sedang menyiapkan diri untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008. Kelengkapan dokumen dan kejelasan prosedur proses kegiatan ditata sedemikian rupa sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dinilai. Audit internal maupun eksternal dilakukan secara cermat. Berbagai kerjasama dengan pihak luar juga semakin ditingkatkan. Semuanya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu di setiap lini dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah ini.

MURID BELAJAR MANDIRI MELALUI UKBM

Sabtu (17/11/2018)-SMAK Santo Paulus mengajarkan kita untuk menjadi murid yang kreatif , aktif , dan mandiri melalui pembelajaran UKBM atau Unit Kegiatan Belajar Mandiri ini. UKBM sangat membantu murid-murid untuk memahami materi yang disampaikan. Sistem UKBM ini membuat para siswa dan siswi SMAK Santo Paulus menjadi generasi yang mandiri. Mengapa? Karena dalam pembelajaran UKBM ini kita diajak untuk mengerjakan kegiatan belajar dengan mandiri tanpa menunggu penjabaran dari guru, jika kita tidak paham dengan materi yang diberikan kita tetap bisa bertanya  pada guru. UKBM ini juga dilengkapi petunjuk penggunaan yang memudahkan murid belajar. Jadi, selain mandiri kita diajarkan menjadi murid yang aktif dalam banyak hal. UKBM ini pun dibuat semenarik mungkin agar menambah semangat belajar kita. (Cindy Crawford/XI IPA)

BERPENDAPAT LEWAT ANEKDOT

Rabu (14/11/2018)- Anekdot merupakan salah satu jenis teks yang dipelajari oleh para murid kelas X SMAK SAnto Paulus. Begitu pula murid kelas X IPS 1 dan X IPA 4. Namun pembelajaran ankedot kali ini berbeda dari biasanya. Bedanya, jika teks anekdot biasanya dinikmati murid dengan membaca teks, kali ini para murid akan menuangkan pesan anekdot melalui sebuah gambar dan video. Mereka akan mengerjakannya dengan berkelompok. Para murid X IPS 1 dan X IPA 4 sangat antusias untuk mengerjakan tugas ini. Mereka merasa diberi kebebasan untuk berpendapat tanpa takut menyindir pihak tertentu karena disampaikan melalui sebuah guyonan.  Kesungguhan hati mereka terlihat dari persiapan untuk membuat video. Mulai dari hampir setiap hari membawa kamera, shooting setelah pulang sekolah, dan rela take ulang saat hasil tidak sesuai keinginan. Para murid X IPA 4 dan X IPS 1 diberi waktu selama 3 minggu untuk pengerjaan tugas ini. Selamat berpendapat kawan-kawan!

POEM IS FUN!

Senin (12/11/2018) – Poem atau puisi merupakan salah satu materi pelajaran Bahasa Inggris Peminatan kelas XI SMAK Santo Paulus. Pada hari ini, kelas XI IPA 2 melakukan penilaian psikomotor pelajaran Bahasa Inggris Peminatan. Para murid diharapakan untuk maju satu per satu dengan membacakan puisi atau menyanyikan sebuah lagu. Kriteria penilaian kegiatan ini yaitu vokal, penghayatan, dan isi. Sebuah puisi atau lagu akan terasa lebih hidup jika kita membacakan atau menyanyikannya dengan nada yang tepat dan juga penghayatan yang mendalam. Murid-murid kelas XI terlihat sangat gembira dan antusias untuk menujukkan kreasi puisi mereka. (Cynthia/XI IPA 2)

SMAK SANTO PAULUS MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN

Sabtu (10/11/2018) – Hari ini adalah hari Pahlawan, seluruh bapak / ibu guru, karyawan, dan murid SMAK Santo Paulus merayakan hari Pahlawan dengan melaksanakan upacara. Upacara ini dilaksanakan pukul 07.00 WIB  di lapangan sekolah. Upacara kali ini berbeda dengan upacara sebelumnya, karena upacara kali ini pengibar bendera diiringi oleh pasukan barisan paskibra. Murid SMAK Santo Paulus mengikuti upacara dengan baik dan tertib. Selain itu, pembina upacara hari Pahlawan kali ini adalah bu Tanti. Dalam amanatnya beliau mengatakan bahwa kita harus menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah mendahului kita. Jika tidak ada para pahlawan kita sekarang tidak dapat menghirup udara Indonesia yang merdeka ini. Maka dari itu kita sebagai pemuda pemudi Indonesia kita harus membanggakan dan menjadi pahlawan Indonesia yang sekarang karena masa depan Indonesia ada ditangan pemuda pemudi Indonesia. Seperti Ir. Soekarno yang pernah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenang jasa para pahlawannya. ( Kezia Karen Sutejo dan Jane Ignacia Soekardjo XS1)

MENGENAL GONG DALAM KARAWITAN

Selasa (6/11/2018)-Karawitan bagi siswa kelas Sepuluh IPS 3 dilaksanakan di hari Selasa pukul 14.00 WIB. Tidak seperti biasaya, hari ini siswa yang mengikuti karawitan tergolong sedikit. Sebab banyak siswa yang memiliki kepentingan masing-masing sehingga mereka absen kegiatan ini. Namun, hal ini tidak membuat semangat siswa yang lain menjadi surut. Memang suasana hari ini tidak seramai biasanya, tetapi mereka tetap gigih mengikuti karawitan ini.Tujuan karawitan sederhana, yaitu melestarikan kebudayaan tradisional agar tidak punah digerus zaman. Padahal kebudayaan tradisional pun tidak kalah menarik dan asik!

Banyak sekali kebudayaan tradisional yang dimiliki oleh Indonesia, seperti alat musik daerah yang satu ini.  Alat musik itu ialah gong. Gong juga salah satu alat musik dalam karawitan yang berperan penting.

  Seperti yang kita tahu, gong adalah alat musik berbentuk bulat yang digantung dan cara memainkannya adalah dengan dipukul. Gong menandai permulaan dan akhiran gendhing setelah berlalunya kalimat lagu gendhing. Meski terlihat sederhana, memainkan gong ternyata gampang-gampang susah. Hal itu karena ketepatan dalam memukul gong harus pas agar bunyi yang dihasilkan menyatu dengan bunyi dari alat musik yang lain.

Itulah sekilas dari kegiatan siswa kelas sepuluh IPS tiga , sekaligus sedikit pengetahuan tentang gong. Tujuan karawitan sederhana, yaitu melestarikan kebudayaan tradisional agar tidak punah digerus zaman. (Steffany)

SERUNYA BERDEBAT

Sabtu(3/11/18)-Tidak selamanya cerewet merupakan hal yang negatif. Jika digunakan dengan benar, suatu kecerewetan dapat menjadi suatu kelebihan. Sebagai contoh, di SMAK Santo Paulus Jember, terdapat tim lomba debat. Hal ini tentunya menjadi kesempatan bagi murid SMAK yang memiliki kelebihan dalam berbicara untuk menoreh prestasi.

Anggota tim lomba debat SMAK Santo Paulus saat ini berjumlah 8 orang, dengan  7 orang dari kelas X dan 1 orang dari kelas XI. Jadwal latihan tim lomba debat setiap hari Jumat pada pukul 12.30 WIB sampai dengan pukul 14.30 WIB. Khusus menjelang lomba, pertemuan diadakan menjadi dua kali seminggu pada hari Senin dan Jumat. Tim lomba yang dibimbing oleh Pak Ujang ini, mengikuti lomba debat di Surabaya pada hari Sabtu, 3 November 2018 dengan mengerahkan dua tim andalan. Meskipun belum berhasil mendapatkan juara, mereka tetap terus berusaha dan berdoa. “Jujur sedih, tapi tidak mengapa anggap saja ini pengalaman yang membuat kita terus berusaha lebih lagi”, tutur Sheren salah satu anggota tim lomba debat. Demikian juga dengan kita, kegagalan yang disertai usaha pasti akan membuahkan hasil yang berbeda. Semangat! (Lidya V.G. / XA1)

BABAK FINAL LOMBA RESENSI

Kamis (1/11/2018)-Hari ini, dilaksanakan babak final lomba resensi buku yang diadakan oleh perpustakaan SMAK Santo Paulus Jember. Kegiatan ini dimulai pada pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00 di kelas X MIPA 1. Setelah melalui babak penyisihan, tersisa enam peserta yang berhasil masuk ke babak final. Mereka adalah Vanessa Angela S., Alexander Daniel, Lydia Lavenia, Jane Ignacia, Ivan Budianto, dan Robby Rudyanto. Acara diawali dengan doa pembuka, kemudian sambutan oleh ketua panitia lomba resensi yaitu Karsi Hariyanti. Dilanjutkan dengan acara inti, yaitu setiap peserta mempresentasikan hasil resensi mereka secara bergiliran. Seusai melakukan presentasi, para juri dipersilahkan untuk memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi presentasi. Para juri lomba resensi antara lain Bu Dyah Kirana Nusantara, Bapak Ujang Sarwono, dan Bapak Alexander Sulistiawan Jatmiko. Setelah semua peserta telah maju, para juri berdiskusi untuk menentukan siapa yang pantas menjadi pemenang. Yang menjadi juara satu, dua, dan tiga berturut-turut adalah Alexander Daniel, Ivan Budianto, dan Vanessa Angela. Sedangkan juara harapan satu diraih oleh Robby Rudyanto, juara harapan dua diraih oleh Lydia Lavenia, dan juara harapan tiga diraih oleh Jane Ignacia. Pemenang lomba resensi berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, piagam penghargaan, dan poin prestasi sekolah. (Ivan Hernando / XA3 / 14)