
“Cooking is like love. It should be entered into with abandon or not at all.”
— Harriet Van Horne
Ceehoo, SaintPaulers! Siapa nih yang kalau masuk dapur langsung berasa menjadi MasterChef? 👀 Kali ini, bukan sekadar masak-masak biasa, lho! Pada 7–11 September 2026, para murid kelas XII untuk pertama kalinya memasuki ruang kreativitas dan kolaborasi dalam pembelajaran PKWU. Lengkap dengan korpus dan celemek, mereka siap merasakan langsung serunya belajar sekaligus berkreasi di dapur👩🏻🍳
Untuk pertama kalinya, ruang kreativitas dan kolaborasi menjadi tempat para murid mengasah kreativitas, kekompakan, sekaligus kemampuan mengolah makanan. Dari menyiapkan bahan hingga menyajikan hidangan, semuanya dilakukan bersama tim. Jadi, penasaran seperti apa keseruannya dan pelajaran apa yang mereka dapatkan dari pengalaman memasak ini, SaintPaulers? Yuk, kita intip! 🍴👀

Eitss, sebelum bisa beraksi di ruang kreativitas dan kolaborasi, para murid kelas XII sudah melewati proses yang lumayan panjang, lho! Sebelum memasuki tahap ini, para murid kelas XII dibagi menjadi beberapa kelompok dan diajak untuk mengobservasi dan mengeksplorasi bisnis pangan yang ada di sekitar mereka, seperti PKL (Pedagang Kaki Lima), kafe, dan restoran. Setelah memperoleh inspirasi, barulah mereka brainstorming bersama untuk mencari ide produk inovatif buatan mereka sendiri. Ide tersebut harus dituangkan ke dalam sebuah proposal usaha. Namun, sebelum pusing mengurus rencana pemasaran dan keuangan, mereka tentu harus melakukan test-drive dulu dengan masak bareng nih!
Makanya, saat mereka terjun ke ruang eksplorasi, vibes-nya beneran hectic banget, guys! Di momen inilah, teamwork mereka diuji habis-habisan. Walaupun keringat bercucuran, mereka tetap harus kompak membagi tugas agar hidangan selesai on time dengan plating yang estetik.
Untungnya, semua lelah dan kerempongan itu terbayar tuntas! Setelah melewati proses yang mengasyikkan, momen yang paling ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu saling mencicipi hidangan antarkelompok! Seru banget bisa merasakan hasil kerja keras satu sama lain!

Lantas, pelajaran apa sih yang mereka dapat dari sesi masak-masak ini? Yuk kita tanya langsung ke Fiona Fellycia Soegiarto Kelas XII Kesehatan 1! “Dari kegiatan PKWU kali ini, saya belajar bahwa saat memasak, kita membutuhkan rasa percaya diri akan masakan yang dibuat. Karena, dari rasa percaya diri itu akan menghasilkan masakan yang nikmat untuk dihidangkan. Selain itu, saya juga belajar bahwa kita membutuhkan kekompakan tim dan efisiensi waktu yang baik agar waktu yang diberikan dapat digunakan untuk mengeksekusi makanan dengan baik,” ujarnya.
Dari kegiatan masak-masak kali ini, ternyata bukan cuma makanan lezat yang berhasil disajikan, tetapi juga berbagai pengalaman dan pelajaran berharga yang didapat para murid. Mulai dari belajar percaya diri, bekerja sama dalam tim, hingga mengatur waktu seefisien mungkin. Jadi, siapa bilang memasak hanya soal rasa? Di balik setiap hidangan, ada proses, kerja sama, dan cerita yang tentunya nggak kalah menarik!
Jurnalis:
Josephine Patricia Zendrato
Patricia Lorenza Handoko
Aurentzia Veayviane
Foto:
Yessamine Lea Santoso







