Duta Perpustakaan Sang Inspirator di Balik Rak Buku

Halo, SaintPaulers! Siapa di antara kalian yang sering berkunjung ke perpustakaan sekolah? Ternyata, perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca atau meminjam buku. Ada pula siswa-siswi berprestasi yang turut aktif menghidupkan budaya literasi di sekolah kita. Tentu SaintPaulers penasaran, siapa mereka dan apa saja kegiatan menarik yang mereka lakukan. Mari berkenalan dengan Duta Perpustakaan SMA Katolik Santo Paulus Jember!

Mungkin beberapa dari kalian bertanya-tanya mengenai peran Duta Perpustakaan. Duta Perpustakaan adalah siswa-siswi yang tertarik dan terpilih untuk menjadi teladan, penggerak, serta perwakilan dalam mempromosikan budaya literasi di lingkungan sekolah. Di SMA Katolik Santo Paulus Jember, Duta Perpustakaan beranggotakan sembilan orang. Tugas mereka tidak sekadar berada di perpustakaan. Mereka bertugas membantu merapikan dan mengembalikan buku ke rak, melayani peminjaman buku bagi siswa kelas XII yang membutuhkan bahan literatur untuk Karya Tulis Ilmiah, hingga mempromosikan budaya literasi dan perpustakaan sekolah melalui konten edukatif. Tak hanya itu, setiap hari Kamis, secara bergantian dalam tiga kelompok yang masing-masing beranggotakan tiga orang, mereka bertugas mendata buku yang digunakan pada jam literasi. Istimewanya lagi, mereka juga menjadi panitia peringatan Bulan Bahasa yang berlangsung sepanjang bulan Oktober.

Lalu, apa harapan dengan hadirnya Duta Perpustakaan ini? “Sebagai Duta Perpustakaan, saya sangat berharap teman-teman di SMA Katolik Santo Paulus Jember berkunjung ke perpustakaan tidak hanya karena kewajiban membawa buku tertentu, seperti UUD NRI 1945 atau KBBI, melainkan atas kesadaran dan inisiatif pribadi. Misalnya, untuk mempelajari suatu topik lebih dalam dan membacanya dengan sungguh-sungguh,” ujar Nararya Devandra Puspawan, siswa kelas XI yang merupakan salah satu Duta Perpustakaan SMA Katolik Santo Paulus Jember.

Menjadi Duta Perpustakaan bukan sekadar menjaga buku, melainkan juga mengajak seluruh SaintPaulers untuk lebih mengenal dunia literasi. Semoga kehadiran mereka dapat membuat suasana perpustakaan semakin hidup dan menjadi pusat pencarian ilmu. Oleh karena itu, jangan hanya datang ke perpustakaan saat ada tugas. Jangan ragu untuk berkunjung, sebab siapa tahu dari buku yang dibaca, justru muncul ide besar yang luar biasa dan belum pernah terpikirkan sebelumnya!

Jurnalis:

Josepha Ernesta Regina Ticoalu

Audrey Clarissa Dharma Tjendana

Foto:

Giselle Putri Alicya Nugroho

Elisabet Dian P., S.Pd., S.E.