Different Grades, Different Arts!

Halo, SaintPaulers! Ketika mendengar kata seni, apa yang langsung terlintas di pikiran kalian? Suara merdu, gerakan tari, atau karya visual yang penuh warna? Nah, semuanya adalah bagian dari seni! Di SMAK Santo Paulus, pelajaran Seni Budaya punya warna yang berbeda di setiap jenjangnya. Kelas X berkreasi lewat olah vokal, kelas XI mengeksplorasi seni tari, sedangkan kelas XII menuangkan ide dan imajinasi melalui seni rupa. Lalu, apa yang membuat setiap cabang seni ini terasa spesial? Yuk, simak terus dan mari kita jelajahi kreativitas di baliknya!

Pertama, mari kita bahas kelas X yang mengeksplorasi seni melalui olah vokal! Di kelas ini, para murid tidak hanya mempelajari teori teknik bernyanyi, melainkan juga langsung mempraktikkannya. Mulai dari pemanasan vokal untuk melatih suara dan pernapasan, bernyanyi bersama pasangan duet, hingga belajar menciptakan lagu sendiri. Melalui setiap prosesnya, para murid belajar bahwa bernyanyi bukan sekadar mengeluarkan suara, melainkan juga tentang menghayati lagu, menyampaikan perasaan, dan mengasah kreativitas. Ternyata, ada banyak hal menarik di balik setiap nada yang dinyanyikan!

Berikutnya di kelas XI, para murid diajak mengenal seni tari tidak hanya lewat gerakan, melainkan juga melalui tata rias dan penampilan pendukungnya. Mulai dari belajar tata rias untuk menunjang karakter dan ekspresi penari, hingga mempraktikkan gerakan tari yang membutuhkan kekompakan, keluwesan, serta penghayatan. Melalui setiap gerakan dan detailnya, para murid belajar bahwa seni tari bukan sekadar menghafal gerakan, melainkan juga menyampaikan cerita dan perasaan lewat olah tubuh. Ada kreativitas dan usaha luar biasa di balik setiap pertunjukan yang disajikan!

Terakhir dan tidak kalah seru, di kelas XII saatnya para murid menumpahkan ide, imajinasi, dan kreativitas visual melalui seni rupa! Berbeda dari dua jenjang sebelumnya, fokus utama kelas XII adalah mengeksplorasi garis, bentuk, hingga warna. Di sini, para murid diajak berkreasi secara individu maupun berkelompok. Mulai dari konsep dasar hingga teknik pengerjaan, seni rupa mengajarkan cara mengekspresikan pemikiran ke dalam wujud karya nyata.

Bicara soal pengalaman belajar Seni Budaya, mari kita dengar penuturan dari salah satu murid SMAK Santo Paulus!

“Karena waktu SMP dulu aku tidak dapat pelajaran seni rupa, di SMA ini jadi seperti hal baru buat aku. Sebagai orang yang suka mencoba hal baru, menurutku ini seru, apalagi kalau kerjanya berkelompok. Lalu, karena dari SD sampai SMP aku sudah sering ikut paduan suara, olah vokal ini terasa seperti duniaku banget. Senang bisa tetap mengembangkan bakat ini di SMA. Kalau seni tari, ini juga hal baru buat aku, seru saja bisa menari bareng teman-teman. Manfaat yang paling terasa, aku jadi makin tahu cara menari yang baik dan teknik menggambar yang benar,” ungkap Audryana Christy Wicaksono, murid kelas XII Teknik.

Begitulah cara seni menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan belajar di SMAK Santo Paulus! Mulai dari merangkai nada melalui olah vokal, mengekspresikan cerita lewat gerakan tari, hingga menuangkan imajinasi dalam karya seni rupa, setiap jenjang punya cara unik untuk berkarya. Dari suara, gerakan, hingga goresan warna, semuanya mengajarkan bahwa seni bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan tentang proses, keberanian berekspresi, dan kreativitas. Jadi, SaintPaulers, seni bukan hanya tentang apa yang kita buat, melainkan juga tentang bagaimana kita mengekspresikan diri. Teruslah berkarya dan biarkan kreativitas kalian bersinar!

Jurnalis:

Eleora Leonie Timothy

Regina Dealova Priscilla Faraddis

Patricia Lorenza Handoko

Foto:

Evelyn Natalia Putra

Felicia Natalie Laksmana