Langkah Kecil yang Berdampak Besar

“Sampahku, tanggung jawabku.” Kalimat ini bukan sekadar slogan, melainkan pengingat bahwa setiap sampah yang kita hasilkan merupakan tanggung jawab pribadi untuk dikelola dengan baik.

Hai, SaintPaulers! Permasalahan sampah tentu menjadi tantangan lingkungan kita bersama, bukan? Oleh karena itu, pada Kamis (6/8/2026), kegiatan Studi Tiru Vasundhara Shodhama digelar untuk mengajak para peserta belajar bersama mengenai praktik pengelolaan sampah yang telah sukses diterapkan di SMA Katolik Santo Paulus Jember. Yuk, simak keseruannya!

Kegiatan studi tiru kali ini terasa berbeda. Ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah pengalaman yang membuka pola pikir baru tentang lingkungan. Di SMA Katolik Santo Paulus Jember, pengelolaan sampah bukanlah hal rumit, melainkan kebiasaan sehari-hari yang sudah menyatu dengan aktivitas sekolah. Melalui kegiatan school tour (jelajah sekolah), peserta diajak menyusuri berbagai sudut area, mulai dari lubang resapan organik hingga laboratorium kimia, biologi, dan ekologi.

Sesi yang paling berkesan hadir saat penyampaian materi oleh Marvellino Richie Chen, Billgates Tantomo, dan Ibu Dina Putu Ayu K., S.Pd. Mereka mengajak peserta melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda. Sampah sebenarnya tidak selalu identik dengan hal yang menjijikkan jika kita mengelolanya sejak awal secara tepat. Di sinilah kita diingatkan kembali bahwa sebagai manusia yang dipercaya Tuhan untuk menjaga bumi, kita memiliki tanggung jawab besar untuk merawatnya. Penerapan konsep bank sampah di sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam aksi yang berdampak positif.

Lantas, apa saja manfaat yang diperoleh dari kegiatan studi tiru ini? “Banyak sekali manfaat yang kami dapatkan, terutama mengenai cara mengelola sampah di sekitar kita yang dimulai dari diri sendiri. Tadi kami sudah berkeliling dan melihat banyak hal. Ternyata, banyak langkah konkret yang bisa dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sampah yang menjadi isu saat ini,” ujar Ibu M. A. Kartika Ekaningtyas,

Kepala SD Sumberjati 3 dan 5. Kegiatan studi tiru ini menjadi ruang untuk saling belajar dan berbagi cara dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Mulai dari mengamati, mencoba, hingga menerapkannya, setiap langkah kecil dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar. Sebab pada akhirnya, “Sampahku, tanggung jawabku” adalah pengingat nyata bahwa kelestarian lingkungan selalu dimulai dari diri kita sendiri, SaintPaulers!

Jurnalis:

Eleora Leonie Timothy

Florencia Sherin Santoso

Shera Abigail Putrivian

Foto:

Eleora Leonie Timothy

Florencia Sherin Santoso

Shera Abigail Putrivian