
Haiii SaintPaulers! Tau nggak sih, belakangan ini ada yang baru di SMAK? 🤔 Pernah nggak kalian melihat ada guru yang duduk di belakang kelas atau ada karyawan yang sedang asyik bergelut dengan kebiasaan beliau? Beliau diam tapi perhatian dan tekun banget! Ternyata, itu bagian dari proses regenerasi guru dan karyawan di SMAK Santo Paulus, lho! Wihh, keren banget yaa!! Transisinya nggak tiba-tiba, tapi dibuat santai dan tetap seru untuk diikuti.
SaintPaulers, regenerasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan merupakan tantangan sekaligus kebutuhan penting bagi setiap institusi pendidikan, tak terkecuali di SMAK Santo Paulus. Sekarang giliran mata pelajaran Kimia dan bagian koperasi sekolah yang melakukan regenerasi. Tentu saja, proses ini melibatkan guru dan karyawan lain yang lebih dulu bekerja di sekolah ini untuk membantu mereka dalam belajar. Nahh, penasaran nggak sih siapa beliau-beliau tersebut? 👀

Mereka adalah Ibu Yunike Valeryn Wahyu K., S.Pd., Sr. Yosefa Elisabet Nogombary Punang, PPYK, dan Ibu Meliana Evita Chandra, S.E. Tentu saja, mereka siap dengan membawa semangat dan pendekatan yang modern dalam bekerja ya, guys! Lantas, bagaimana ya proses mereka dalam belajar?
Jadi nih, Bu Yunike atau yang akrab dipanggil dengan Bu Nike sebagai guru baru tidak langsung “terjun bebas” gitu aja. Dalam prosesnya, beliau belajar terlebih dahulu bersama Bu Tri sebagai guru senior dengan cara ikut masuk kelas, melihat cara mengajar, sampai mengerti suasana belajar di kelas. Tapi, bukan cuma duduk doang yaa, SaintPaulers.
“Tantangan terbesar saat mulai mengajar yaitu saya harus dapat menciptakan suasana yang lebih menyenangkan. Karena itu, tantangan utama saya adalah bagaimana membangkitkan motivasi belajar kimia siswa agar mau fokus dan memperhatikan di kelas,” ujar Ibu Yunike Valeryn Wahyu K., S.Pd.

Kira-kira gimana ya kalau dari sisi Suster Yosefa dan Ibu Meli? “Kami senang bisa bekerja di sini. Bagi kami, kesempatan ini merupakan pengalaman pertama yang luar biasa. Selama bergabung bersama SMAK, kami tidak tiba-tiba dilepas begitu saja melainkan mendapatkan bimbingan langsung dari Suster Paula dan Bu Angel. Hal lain yang membuat kami merasa nyaman yaitu saat kami melayani para murid dan guru. Kami merasa sangat diterima karena ada sapaan yang bagitu hangat dari mereka,” ujar mereka.
Nahh, akhirnya mereka tidak lagi merasa asing atau canggung ya guys selama berproses di SMAK ini. Regenerasi bukanlah tentang siapa yang digantikan, tetapi tentang bagaimana api semangat belajar terus dinyalakan dari satu generasi pendidik ke generasi berikutnya 🔥🔥🔥
Jurnalis:
Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5
Shera Abigail Putrivian Kelas X-6
Fotografer:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5






