
Bulan Oktober telah tiba. Apa ya kira-kira yang spesial dari bulan ke-10 ini bagi umat Katolik? Benar sekali. Bulan Oktober ini merupakan bulan Rosario. Selama sebulan ini, para murid, guru, karyawan katolik, dan katekumen SMAK Santo Paulus berdoa rosario bergiliran per komunitas di setiap harinya. Maka dari itu, untuk menutup bulan Oktober ini, pada tanggal 30 Oktober, diadakan ziarah ke Gua Maria Ratuning Karahayon Umbulsari. Yuk, simak perjalanan kami yang penuh sukacita ini.

Pukul 6 pagi, semua peserta ziarah berkumpul di sekolah dan berangkat bersama-sama ke Gua Maria dengan 4 bus pariwisata. Setibanya di tempat tujuan, semua rombongan mempersiapkan diri untuk merayakan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Atan, Romo Damian, dan Romo Thomas. Misa berlangsung dengan khusyuk meskipun di tengah misa cuaca berganti dengan cepat; mulai dari gerimis halus, panas terik, lalu angin kering. Agak menantang ketahanan tubuh ya.. Namun semua mampu melewatinya dengan baik. Seusai Misa, acara pun dilanjutkan dengan doa Rosario yang dipimpin oleh Michelle Huang, siswi 11 MIPA 1. Kemudian, kami beristirahat sejenak untuk menikmati snack sebelum melanjutkan ke kegiatan berikutnya. Puncak acara pun tiba, dinamika kelompok gabungan dari berbagai komunitas Katolisitas pun menjadi acara yang tidak terlupakan. Yang dilakukan oleh setiap kelompok pun berbeda-beda, yakni: membuat yel-yel, membuat drama singkat, dan lainnya. Merupakan hari yang sukacita hingga tak terasa tiba waktunya untuk makan siang sebelum melakukan perjalanan pulang kembali ke sekolah.


Jarum panjang menunjukkan pukul 1 siang, kami semua menaiki bus masing-masing dan bersiap untuk meluncur kembali. Meski raut wajah menunjukkan kelelahan, ziarah ini meninggalkan banyak kenangan. Semoga dari bulan Rosario tahun ini, kita semua dapat menjadi lebih baik lagi dalam meneladani Bunda Maria sebagai teladan iman yang sempurna, terutama dalam kerendahan hati dan sikap percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Tuhan memberkati kita semua.
Penulis: Cheerly Tannia Hartono / 11A3 – 03
Penyunting: Tim Jurnalistik
Dokumentasi: SMAK Santo Paulus Jember






