The Power of Society

Ahoy! Arek-arek IPS mana nih suaranyaa?

Kira-kira pelajaran yang jiwanya itu ‘IPS’ banget apa hayoo? Ada yang bisa tebak? Well… Let us introduce you to “Sosiologi”. Pernahkah kalian bertanya-tanya bagaimana manusia itu berinteraksi, saling melengkapi, hingga memecahkan masalah bersama-sama? Nah, pertanyaan-pertanyaan inilah yang dibahas di pelajaran yang satu ini. 

Menurut Emile Durkheim, seorang sosiolog asal Prancis, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yaitu fakta-fakta yang berisikan cara bertindak, berpikir, dan merasakan yang mengendalikan individu. So, di sini anak-anak IPS diajak untuk jadi semacam ‘society observer’ yang mengobservasi dan melihat bahwa perilaku manusia itu bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan dibentuk oleh aturan, norma, serta pola sosial yang hidup di masyarakat. Wow! Menarik juga ya, friends. Nah, tanpa berlama-lama lagi, yuk sekarang ikut menjadi ‘society observer’ dengan membaca artikel ini sampai habis! 

Now, kita kenalan dulu yuk sama beberapa bab favorit dan menarik yang dipelajari di pelajaran sosiologi! First, kita belajar tentang tindakan sosial. Nah, SaintPaulers, dari namanya saja. Sudah sedikit ke-spill kan artinya? Jadi, tindakan sosial adalah perilaku individu yang dipengaruhi oleh kehadiran serta interaksi dari orang lain! Bisa antarindividu, individu dan kelompok, bahkan antar kelompok lho! Dengan adanya kontribusi tindakan sosial ini nih di dalam suatu masyarakat terbentuk identitas dan norma. 

Selain materi tersebut, there’s another one. Masih ada sangkut-pautnya dengan tindakan sosial, lho. Apa ya? YES, materi interaksi sosial! Jadi SaintPaulers, agar terciptanya sebuah interaksi sosial maka terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yang pertama, adanya kontak sosial. Kontak sosial merupakan awal terjadinya interaksi sosial, di mana masing-masing pihak saling bereaksi meski tidak harus melakukan kontak fisik. Yang kedua, komunikasi. Adanya pergaulan atau hubungan antarpihak, komunikasi akan muncul setelah kontak berlangsung. Cukup menarik ya, kedua materi ini? 

 At the end of the day, tindakan sosial bukan hanya apa yang dilakukan manusia, melainkan mengapa dan bagaimana tindakan ini bisa membuat mereka memahami dunia sekitar. Seperti yang ditegaskan oleh Anthony Giddens, “Manusia bukan produk dari struktur, mereka adalah agen yang terus menerus membentuk dunia mereka.”

Keren banget kan? Dengan memperdalam ilmu sosiologi, kita bisa meningkatkan pemahaman dalam berinteraksi sosial. Dari jenisnya, tujuannya, dan tanggapan-tanggapan mengenai ilmu sosiologi. Sekarang, teman-teman sudah tahu kan apa itu ilmu dasar sosiologi? Pastinya dari penjelasan tadi banyak kesimpulan yang bisa diambil. Sosiologi tidak hanya untuk semata pelajaran saja, sosiologi bisa menjadi pedoman untuk menjalani kehidupan sehari-hari dalam berbaur dan bersosialisasi dengan lingkungan.

So, ayo terapkan ilmu sosiologi di mana pun kita berada untuk keberlangsungan kehidupan kita! See you again, Saintpaulers for the next social lesson-!!

Jurnalis:

Sherly Octavia Pangestu kelas XII IPS 3/23/12381

Josepha Ernesta Regina Ticoalu kelas X-6/17/12735

Elvaretta Belda Jeconia kelas X-1/13/12687

Foto: Dokumentasi Sekolah