Small Steps, Big Growth

Regrow bukan cuma tentang menanam kembali, tapi juga tentang mengubah cara kita melihat “sampah” bukan sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari kehidupan baru yang lebih hijau.

Pernahkah kalian melihat bonggol yang tumbuh kembali hanya dari sisa sampah dapur? 🤔🤔 Itulah keajaiban dari regrow. Menumbuhkan kembali tanaman dari sisa sampah sayur yang biasanya kita buang. Namun, proses itu tak berhenti saat tunas pertama muncul. Justru dari situlah awal perjalanan baru dimulai, lho guys! Bagaimana kita menyiram dan merawatnya agar tetap segar dan tumbuh subur, dengan penuh perhatian dan sentuhan kasih pada setiap tunas tanaman.

Nah SaintPaulers, ingatkah kalian bahwa pada artikel sebelumnya dengan judul ‘Grow Your Mindset, Regrow Your Veggies!’ teman-teman kita dari kelas X melakukan kegiatan regrow sebagai salah satu praktikum Biologi? Kalau belum sempat lihat, yukintip awal dari proyek regrow kelas X dulu! — Okee, kalau pada artikel sebelumnya kita sudah mengupas keseruan teman-teman dari kelas X-5 dan X-6, sekarang let’s see apa sih kira-kira lanjutan dari proyek regrow ini!

Dibiarkan saja? No, no, guys!  Di tiap kelas, masing-masing kelompok diminta untuk membuat jadwal piketnya sendiri. Dalam satu hari, tiap kelompok dianjurkan agar menugasi satu anak atau lebih untuk menyiram tanaman kelompok. Nahh surprisingly, mereka nggak cuman merawat tanaman yang masih dalam proses regrow saja melainkan juga merawat hewan sesuai pilihan kelas. Misalnya, kelas X-6 memilih untuk merawat maggot dan kelas X-5 memilih untuk merawat ayam. Nah kelas X-6 harus mempunyai perwakilan pula untuk memberi makan maggot ini, begitu pula dengan X-5.

Dari proyek kali ini, banyak nilai-nilai hidup yang dapat dipelajari oleh teman-teman kita! Kira-kira, apa saja ya? Nahh, Mari kita dengar pendapat teman kita tentang apa yang dapat dipelajari dari penugasan ini.

“Kunci kami ada pada komunikasi dan sistem yang jelas. Kami membuat jadwal piket detail di group chat dan punya peraturan untuk koordinasi penukaran jadwal jika ada yang berhalangan. Dengan saling mengingatkan, tanggung jawab yang awalnya terasa berat akan menjadi ringan karena dipikul bersama. Dari sini kami benar-benar belajar arti komitmen dan solidaritas untuk sebuah tujuan bersama,” ujar Gisella Meliarti Ivana Kelas X-5.

Jadi, SaintPaulers, proyek regrow ini ternyata bukan sekadar tentang menanam selada atau merawat bebek semata. Lebih dari itu, ini adalah sebuah latihan kecil untuk kehidupan yang lebih besar. Setiap tetes air, setiap jadwal piket yang ditepati, dan setiap perhatian yang diberikan adalah benih-benih karakter yang ditanam hari ini untuk tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mencintai lingkungan di masa depan. Mari kita terus ikuti perkembangan proyek inspiratif ini dan tiru semangat hijau mereka dalam keseharian kita! Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Jurnalis:

Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5

Eleora Leonie Timothy Kelas X-5

Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6