Slay with Recycled Soul

Eyyow, SaintPaulers! Vibes di Jumat (23/01/2026) beda banget nih, guys! Yes, pada Jumat kemarin, tas murid SMA Katolik Santo Paulus gak lagi berat gara-gara buku pelajaran, tetapi penuh sesak dengan kostum, lem tembak, gunting, dll. Wah, kira-kira ada apa, ya?

Kemarin pagi, GOR SMA Katolik Santo Paulus berubah jadi runway! Begitu doa pagi selesai, perwakilan kelas dari masing-masing kelas langsung menguji keberuntungan mereka dengan mengambil blind box di GOR yang berisi barang–barang bekas untuk disulap menjadi properti cosplay Santo–Santa yang keren abis. It’s time to get creative! Nah, setiap kelas punya waktu selama dua jam untuk mempersiapkan modelnya, mulai dari makeup sampai detail kostum.

Seperti dalam sebuah ayat Alkitab, “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” (1 Korintus 10:31). Dengan mengacu pada ayat tersebut, ternyata tujuan lomba tersebut adalah untuk memuliakan nama Tuhan. Bukan hanya sekadar kompetisi, perayaan “Pauline Re: Memories” ini adalah cara asyik kita semua buat crafting memories and honoring the past dalam rangka Pesta Pelindung Sekolah 2026. Lewat lomba Pauline Holy Figures, kita diajak buat makin kenal dan meneladani karakter para tokoh suci, namun tetap dengan semangat keberlanjutan lewat aksi daur ulang sampah. Dengan memanfaatkan barang bekas sebagai properti, kita membuktikan kalau nilai spiritualitas bisa banget dibalut kreativitas kekinian yang ramah lingkungan.

Old but gold, melalui nuansa klasik dan nostalgia ini, filosofi pelindung sekolah pun bakal terasa lebih hidup dan bermakna bagi kita semua. Tapi penasaran enggak sih gimana effort dan keseruan para peserta di balik layar? Yuk, langsung saja kita simak obrolan seru bareng perwakilan kelas yang sudah siap tampil totalitas berikut ini!

“Dari acara ini, tercipta rasa kebersamaan dan gotong royong bersama teman-teman sekelas. Aku tadi menampilkan Santa Agnes. Grogi? Pasti. Tapi ada satu hal yang aku dapatkan dari menampilkan Santa Agnes ini, yakni aku diajarkan untuk tidak takut membela apa yang benar dan selalu setia pada Tuhan,” ujar Anantha Vincarosa Khoe kelas XII IPS 1.

Hmm, SaintPaulers,rasanya kurang lengkap gak sih kalau kita tidak mendengarkan tanggapan dari salah satu juri yang menilai? Yuk, kita lihat bagaimana tanggapan Bu Dra. Rosery Tritantina atau yang biasa kita kenal sebagai Bu Tanti.

“Dari fashion show tadi, secara tidak langsung, para murid mencari tahu dan menceritakan ulang para Santo-Santa yang mereka tampilkan. Saya harap, para murid yang menceritakan dan mendengar apa yang disampaikan tadi dapat menambah pengetahuan tentang Santo-Santa yang ada. Saya harap pula dari acara ini para murid dapat meneladani kehidupan para Santo-Santa yang sederhana dan selalu taat pada Tuhan.”

SaintPaulers, sungguh suatu acara yang tidak biasa, bukan? Acara ini tentu memperkuat ikatan pertemanan dan mengasah kreativitas para murid. Ya, mulai dari bekerja sama dalam merancang busana hingga mengolah blind box menjadi aksesoris yang akan digunakan untuk fashion show. SaintPaulers, tibalah kita di penghujung artikel ini. Kira-kira bagaimana tanggapan kalian tentang acara kali ini? Asyik? Tidak biasa?? Atau bahkan kalian sudah tidak sabar untuk menantikan Pesta Pelindung Sekolah hari kedua??? Sampai ketemu di Pesta Pelindung Sekolah Hari Kedua! See you!

Jurnalis:

Kaysa Clearesta Kelas XI-2

Patricia Lorenza Handoko Kelas XI-3

Aurentzia Veayviane kelas XI-1

Foto:

Joshua Budi Hariyanto Kelas X-1

Sesilia Atyantika Kelas XI-7

Felicia Evelyne Santoso Kelas XI-2

Yessamine Lea Santoso Kelas XI-7

Vanessa Lianto Kelas XI-2