
Hai-hai, SaintPaulers! Pernah kepikiran nggak sih, sebenarnya sampah itu cuma masalah atau justru bisa jadi sesuatu yang bermanfaat kalau dikelola dengan benar? Nah, pertanyaan itu yang melandasi diadakannya workshop seru oleh SMA Katolik Santo Paulus Jember.
Pada 7 Maret 2026, SMA Katolik Santo Paulus Jember mengadakan workshop tentang pengelolaan sampah yang berlangsung di SMPK Maria Fatima Jember. Materi tersebut langsung dibawakan oleh Dina Putu Ayu selaku Tim PLH (Pecinta Lingkungan Hidup). Tentu saja, beliau tidak bisa berjalan sendiri dong ya. Siapa sih yang membantu Bu Dina? Mereka adalah Tim Inti OSIS. Dalam kegiatan yang mengasyikkan itu, mereka mengajak para peserta untuk melihat masalah sampah dari sudut pandang yang lebih luas.

Pertama-tama, peserta diajak mengenal kembali apa itu sampah dan bagaimana dampaknya bagi lingkungan. Salah satu yang dibahas adalah sampah plastik yang bisa terurai menjadi mikroplastik. Partikel kecil ini bahkan bisa masuk ke rantai makanan dan tanpa kita sadari bisa menjadi bagian dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Ngeri juga yaa kalau dipikir-pikir. Selain itu, sampah juga sering menjadi penyebab kematian hewan-hewan laut karena tertelan atau terjerat limbah yang dibuang ke laut.
Dalam workshop ini, mereka juga memperkrnalkan eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan–termasuk untuk membantu menjaga kesehatan ekosistem laut. Namun, dijelaskan juga bahwa eco-enzyme bukanlah jawaban utama dari masalah sampah yang semakin meningkat lhooo.

Solusi yang sebenarnya justru datang dari kebiasaan kita sendiri, yaitu memilah sampah sejak awal. Peserta diajak belajar untuk membedakan berbagai jenis sampah, seperti plastik berbentuk keras, kertas, kaleng, hingga minyak jelantah.
Wow seru kan?! Ternyata, sampah yang masih bisa dimanfaatkan dapat dikumpulkan dan diserahkan ke bank sampah untuk diolah kembali, sedangkan sisanya terpaksa dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan cara ini, jumlah sampah yang menumpuk bisa berkurang dan dampaknya bagi lingkungan juga bisa ditekan lhooo.
Salah satu peserta workshop, Careira Theophilos, juga membagikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Hari ini sangat seru! Aku belajar banyak hal tentang mengelola sampah, dari cara mengelola sampai cara merawat lingkungan,” ujarnya.
Nah, dengan begitu dari kegiatan ini, kita jadi sadar bahwa sampah tidak selalu harus menjadi masalah besar. Kalau kita mau sedikit lebih peduli dan mulai memilahnya dengan benar, sampah bahkan bisa menjadi sesuatu yang berguna. Jadi, mulai sekarang, jangan cuma buang sampah ya SaintPaulers tapi kelola juga dengan bijak. Karena Bumi ini bukan tempat sampah raksasa yang bisa menampung semuanya.
Okeii See you SaintPauluers pada artikel edukasi lainnya!
Jurnalis:
Josephine Patricia Zendrato Kelas XI-2
Foto:
Vanessa Lianto Kelas XI-2
Josephine Patricia Zendrato Kelas XI-2






