Rahasia Di Balik Setetes Larutan: Molaritas

“Kalian harus paham dengan bab Molaritas ya karena ini adalah jantungnya Kimia.”

Wah… wah… wah… Kok bisa ya bab yang dipelajari di kelas XI ini menjadi “jantung” dari mata pelajaran Kimia?

Tanpa molaritas, kita tidak akan bisa mengetahui konsentrasi zat suatu larutan. Rumus dari molaritas sebenarnya sederhana yau M=n/v. Dengan M merupakan molaritas, n adalah mol zat yang dibagi dengan volume (v). Tanpa rumus ini, kita tidak bisa melakukan banyak perhitungan di Kimia mulai dari titrasi, reaksi asam basa, stoikiometri, hingga perhitungan pH.

Molaritas dipengaruhi oleh volume larutan. Jadi, jika volume larutan berubah akibat suhu atau tekanan, nilai molaritas juga dapat berubah. Molaritas termasuk dalam teori kimia yang merupakan konsep fundamental untuk mengukur konsentrasi larutan yang sangat penting bagi kimia dalam reaksi, kesetimbangan, dan kinetika. Molaritas juga memungkinkan menjadi dasar untuk memahami topik-topik kimia yang lebih kompleks seperti termodinamika dan kimia organik.

Pada materi molaritas, terdapat juga praktikum yang mendukung materi tersebut. Ternyata, praktikum tidak kalah penting lhoo jika dibandingkan dengan pembelajaran teori. Mari kita ulik respons salah satu master Kimia di SMA Katolik Santo Paulus!

“Praktikum menganalisis konsentrasi atau  molaritas suatu larutan pada pelajaran Kimia sangatlah penting agar murid tidak hanya mendapatkan teori saja, melainkan juga mendapatkan pengalaman dalam membuat suatu larutan dengan konsentrasi tertentu. Dengan diadakannya praktikum ini, murid juga dapat menentukan perbedaan mengenai larutan yang pekat dan encer,” ujar Pratiwi Dwiharini, S.Pd. selaku guru Kimia SMA Katolik Santo Paulus.

Pada akhirnya, Kimia bukan hanya sekedar rumus dan angka, melainkan juga cara kita memahami jumlah konsentrasi suatu reaksi. Molaritas menjadi dasar penting karena dapat membantu kita dalam menghitung konsentrasi larutan dan melakukan percobaan dengan tepat. Oleh karena itu, memahami molaritas sangat penting dan menjadi dasar dalam pembelajaran Kimia.

Jurnalis:

Cyrilla Levina Kuswanto kelas XII MIPA 2

Elvaretta Belda Jeconia kelas X-1

Immanuel Revo Tanus kelas XII MIPA 2

Foto:

Joshua Budi Hariyanto Kelas X-1

Ilustrator:

Merry Jaya Saputra Kelas XI-1