
Pada tau nggak kalo di tengah liburan MID Semester Gasal ini, ternyata SMAK Santo Paulus Jember tetap mengadakan acara. Acara apa tu?
Jumat, 29 September 2023, ruang aula SMAK Santo Paulus dipenuhi oleh para guru dan para tamu undangan. Pasti kalian bertanya-tanya, ada kegiatan apa sih di SMAK Santo Paulus? Kan waktunya libur Mid Semester? Jadi, saat murid menikmati liburan Mid Semester, sekolah mengadakan kegiatan “Workshop: Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka” dengan narasumber Bapak Prof. Drs. Dafik. M.Sc., Ph.D. Beliau adalah Profesor Pendidikan Matematika dari UNEJ.

Eits, ternyata kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh para guru SMAK Santo Paulus aja lho. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bruder Yohanes Maria Vianney, O.Carm., selaku perwakilan dari Yayasan Sancta Maria Malang, Bapak Ponadi M.Si. selaku Koordinator, Pengawas Cabdin Jember, Provinsi Jawa Timur, guru perwakilan dari SMPK Maria Fatima Jember, serta para guru dari SMPK Santo Petrus Jember.
Sebagai wakil dari Yayasan Sancta Maria Malang, dalam sambutan singkatnya, Bruder Vianney, O.Carm. berpesan bagi para guru agar dapat memanfaatkan kesempatan workshop ini dengan baik. “Saya banyak berharap agar kesempatan ini hendaknya dipergunakan sebaik mungkin oleh semua guru SMAK Santo Paulus. Mari kita terus belajar dan terus belajar. Bila kita berhenti belajar, sesungguhnya kita juga berhenti menjadi seorang guru,” ujar Bruder Vianney.
Selama kurang lebih 3 jam berproses bersama Prof. Dafik, beliau memberikan banyak informasi bagi para guru dan tamu undangan mengenai penerapan kurikulum merdeka yang terintegrasi dengan PJBL_STEAM berbasis Artificial Intelligence. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa kini kemerdekaan terwujud di mana-mana. Mulai dari merdeka belajar, merdeka berpikir, hingga merdeka mengajar. Namun, bukan berarti pembelajaran dilakukan seenaknya sendiri tetapi masih tetap berada di dalam koridor yang berlaku.

Dalam Implementasi Merdeka Belajar (IKM), kita tidak lagi mengenal istilah Standar Kompetensi (SK). Kini, istilah tersebut tergantikan oleh Capaian Pembelajaran (CP). Bila suatu sekolah belum menggunakan istilah CP dalam RPP-nya, maka sekolah tersebut belum dapat dikatakan telah menggunakan IKM.
“Oleh karena itu, indikator utama yang harus dipastikan adalah apakah RPP yang dibuat sudah menggunakan istilah CP?” tegas Prof. Dafik di sela-sela uraiannya.
Ciri khusus lainnya adalah pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja. Guru dapat melakukan pembelajaran di luar kelas dengan menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi. Sebenernya, apa sih yang diinginkan dari IKM? Ternyata, IKM menginginkan adanya transformasi habit guru dalam merdeka belajar. Guru diharapkan tidak hanya membentuk karakter murid untuk menjadi user only. Namun, guru juga harus dapat menciptakan pendidikan yang mampu membuat anak menjadi kreatif sehingga guru dan murid harus bisa menjadi uploader dan bukan hanya sebatas downloader.

Untuk mendukung penjelasan tersebut, Prof. Dafik juga mengajak rekan kerjanya, yaitu Bapak Zainur. Bapak Zainur memberikan bukti nyata bahwa guru juga bisa menciptakan media pembelajaran sendiri, seperti menciptakan sensor untuk mencari data guna mengukur kelembaban tanah dan udara. Guru diharapkan mampu menyuntikkan kecanggihan teknologi dan informasi di dalam pembelajaran sehingga pembelajaran dapat dilakukan di mana saja. Dengan begitu, guru telah mengajarkan langsung dan memberi teladan bagi pada murid bahwa kita semua diharapkan dapat kreatif.
Wah, ternyata bila IKM ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, pembelajarannya bakal asyik ya? Banyak hal yang dipelajari oleh guru-guru kita hari ini, teman-teman. Salah satunya adalah mendalami arti merdeka belajar yang sesungguhnya. Kalau menurut kalian, merdeka belajar itu seperti apa ya?
Burung dara burung cendrawasih
Cari dulu dari Papua
Cukup sekian dan terima kasih
Semoga bermanfaat untuk semua
Jurnalis:
Hildegardis Raras Kelas XI IPA 3/13
Arera Crystallodya Kelas XI IPS 2/2
Dyah Kirana Nusantara
Dwi Nila Indriani
Foto:
Arera Crystallodya Kelas XI IPS 2/2
Hildegardis Raras Kelas XI MIPA 3/13







