
Pada hari Kamis (19/7/2024), MOMTOPIA 2024 telah sampai pada puncaknya. Kegiatan hari ini bener-bener diisi dengan berbagai kegiatan yang sangat menginspirasi anak muda. Kegiatannya apa saja ya?? Pernah nggak kalian mendengar istilah “Deklarasi Anti-Bullying”?? Nah, di hari Kamis kemarin, dalam kegiatan MPLS, OSIS menyisipkan program deklarasi Anti-bullying yang merupakan program pemerintah Jawa Timur. Eitsss, ternyata tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak, dan nyaman bagi peserta didik.
Lantas, bagaimana sih pendapat Waka Kesiswaan kita terhadap diadakannya Deklarasi Anti-Bulliying ini? “Deklarasi anti-bullying merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya kekerasan yang belakangan ini marak di dunia pendidikan bahkan di lingkungan seorang anak. Selain itu, Deklarasi Anti Bullying serempak dilaksanakan di semua sekolah di Indonesia baik SMP maupun SMA/SMK. Artinya, Dinas Pendidikan Indonesia mengharapkan kita sebagai lembaga pendidikan di mana tempat anak menempuh pendidikan benar-benar menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak Indonesia. Dan tentu saja SMAK Santo Paulus mendukung penuh Kegiatan Deklarasi Anti-Bullying sebagai bentuk tindakan pencegahan kekerasan di sekolah,” ujar Ibu Elizabeth E.R.Y.S., S.Si., S.Pd. selaku Waka Kesiswaan SMAK Santo Paulus.

Deklarasi Anti-bullying ini dilakukan dengan memilih dua perwakilan peserta MOMTOPIA 2024 sebagai pemandu acara untuk membacakan teks yang berisi tentang perjanjian untuk tidak melakukan tindak bullying (perundungan). Deklarasi Anti-bullying ini disaksikan oleh semua guru SMAK Santo Paulus. Menariknya lagi, sebagai bentuk persetujuan dari program pemerintah ini, semua waga sekolah juga turut berpartisipasi dalam menandatangani deklarasi tersebut.
Setelah deklarasi berakhir, agenda kegiatan dilanjutkan dengan outbond. Sembari menunggu para peserta bersiap, para panitia dari sie games juga mulai stand by di setiap pos agar sesi outbond dapat berjalan dengan lancar. Terdapat sembilan pos yang tersebar di area SMAK Santo Paulus yang wajib dijelajahi oleh semua peserta dengan seksama. Kira-kira gimana ya keseruan outbond di MOM hari ke-3 ini??
Kringg kringgg, wihh sudah saatnya para murid untuk bermain. Delapan belas kelompok langsung berpencar di pos yang telah disediakan para panitia. Kira-kira, sie games sukses membuat gim yang menarik gak ya buat adik-adik? Coba-coba kita tanya nih!
“Saya paling suka bermain Matcha Water Relay. Meskipun membuat saya basah kuyup, permainan tersebut sangat seru karena semuanya bersenang-senang dan tidak mementingkan kemenangan melainkan kebersamaan,” ucap Queenvie Faith Macailey, peserta MOMTOPIA 2024.

Kler, tolong baca waku
Apakah semua kegiatan berakhir di sini? Oh jelas tidak dong! Masih ada beberapa aktivitas lain yang harus peserta MOM lalui. Salah satunya adalah doa terpimpin. Ingat ya guys, apa pun yang kita lakukan harus menyertakan Tuhan di dalamnya. Maka dari itu, departemen rohani selalu mengadakan ibadah terpimpin di setiap kegiatan. Ibadah terpimpin sudah selesai tapi kok mereka kelihatan excited banget nih ya mau kembali ke GOR? Ada apa lagi nih kejutannya?
YESS! Yang ditunggu-tunggu, pengumuman pemenang dinamika tugas dan outbond serta penghargaan individu sebagai Best Person, Best Girl, dan Best Boy akan segera tiba. Ada beberapa kategori nih, kategori pemenang The Most Creative team dimenanangkan oleh kelompok Gareth dengan kakak tutor Kak Livia dan Kak Citta. Wizzzz keren banget nih! Tapi memang keren pol karyanya! Selanjutnya ada kategori pemenang The Best Song Writer yang dimenangkan oleh kelompok Flash dengan kakak tutor Kak Dylan dan Kak Jeanie. “Ayo dong bantai kami! Ayo dong bang!” itu adalah sedikit cuplikan lagu dari kelompok Flash, kreatif banget nihh! Sampe situ aja? Jelas tidak! Masih ada The Most Compact Team yang dimenangkan oleh kelompok Snarlov dan Best Team yang dimenangkan oleh kelompok Flash.
Penghargaan kelompok sudah selesai, sekarang kita beralih ke penghargaan individual. Ada penghargaan Best Person dan Best Girl serta Best Boy. ‘Apa sih ketentuan biar bisa dapet penghargaan?’ Penghargaan Best Person dapat diraih oleh peserta dengan poin prestasi tertinggi dan poin minus kurang dari 50. Sedangkan Best Girl dan Best Boy khusus bagi peserta dengan poin prestasi tertinggi tanpa poin minus. WIH WIH WIHHHH sapa ya orang-orang yang berhasil mendapatkan gelar tersebut? Best person diraih oleh Winnie Lyn Suwandi (kelompok Bogo), Josephine Patricia Zendarto (kelompok Mr. Otterton), dan Sesilia Atyantika (kelompok Gareth). Sedangkan Best Girl diraih oleh Joycelyn Clarissa Hanjoyo (Kelompok Flash) serta Best Boy diraih oleh Matthew Yeriel Wirawan (Kelompok McHorn).

Tidak terasa karena sudah day-3, hari terakhir MOM, kini saatnya berpisah dengan kakak-kakak panitia. Jangan nangis ya! Masih sering bertemu di sekolah kok. Memori indah tercipta dari MOMTOPIA 2024 dengan segala kegiatan menariknya. Sampai jumpa adik-adik dan sekali lagi selamat bergabung menjadi keluarga besar SMA Katolik Santo Paulus Jember. Bye-byeee!
Jurnalis:
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA
Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3
Viona Valencia Kelas XI MIPA
Foto:
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA
Dayvin Hubert Senjaya Lianto Kelas XI MIPA








