Kelas Berhantu SMA Katolik Santo Paulus

Trick or treat? Saatnya membangkitkan 32 “hantu” yang ada di GHOST! Sambutlah kelas X-6 atau lebih dikenal sebagai GHOST (Great Humanity Of Six-Ten)! Eitss jangan salah kira, meskipun namanya terkesan menyeramkan, GHOST bukanlah kumpulan arwah gentayangan melainkan 32 murid yang penuh dengan orang-orang yang berjiwa sosial dan spontanitas. Nama GHOST juga terinspirasi dari wali kelas mereka loh! Beliau adalah Bapak Samuel Inrik Zona P., S.Pd selaku guru Sosiologi. Nah, kepo kan gimana suara-suara hantu di kelas sosial ini? Yuk, simak cerita serunya sampai habis!

Pertama-tama, kalian harus ingat satu hal: GHOST terkenal super chaos dengan anggota anak-anak yang penuh spontanitas dan perilakunya di luar nalar, tetapi mereka bisa menyelesaikan segala tugas dalam semalam, layaknya hantu yang tiba-tiba muncul! Bayangkan saja, ide-ide brilian selalu sukses menjadi gebrakan kelas ini.

Salah satu momen paling luar biasa yang menunjukkan jiwa “hantu” GHOST terjadi saat ulang tahun sekolah semester lalu, tepatnya 1 Agustus 2024. Kalian ingat, kan? Ketika lomba fashion show diadakan, GHOST ikut berpartisipasi tanpa mempersiapkan pakaian dari jauh-jauh hari! Tiga hari sebelum hari H, mereka sudah sibuk merancang dan mendesain kostum lengkap.

Ke-chaos-an mereka tak hanya sampai situ. Satu hari sebelum lomba dilaksanakan, bagian bawah dari dress yang akan ditampilkan sobek parah! Belum lagi ternyata, mereka belum memikirkan konsep face painting apa yang akan mereka tampilkan. Tentu saja, hal ini membuat mereka harus menetap di sekolah hingga sore menjelang malam hari.

Para murid kelas X-6 yang awalnya masih canggung dan belum saling mengenal, ternyata berhasil melewati berbagai tantangan dan kesulitan melalui perlombaan fashion show yang dalam prosesnya menuntut kerja sama dan komunikasi antar teman sekelas. Lewat proses kebersamaan ini, tumbuhlah rasa saling percaya dan persahabatan yang makin kuat, sehingga kekompakan serta solidaritas di antara anggota kelas pun semakin erat. Perlombaan fashion show ini merupakan awal yang baik bagi GHOST untuk berkembang menjadi kelas yang lebih baik.

Akhirnya, tibalah saat yang sudah dinantikan, yaitu hari di mana lomba fashion show berlangsung. GHOST menampilkan usaha mereka yang memiliki banyak cerita itu. Meskipun baru bertemu 2 minggu, suka duka yang sudah mereka lalui terbayar lunas, GHOST memenangkan juara pertama dalam perlombaan fashion show tersebut! Teriakan bahagia mereka mendengung seakan mereka merasakan kebahagiaan sejati. Tak lupa, mereka mengabadikan keberhasilan mereka dengan berfoto di depan patung Santo Paulus.

GHOST bukan cuma tampil keren dan berhasil menyabet juara pertama di lomba fashion show loh, tapi mereka juga sempat “berprestasi” sebagai kelas dengan poin minus terbanyak di awal-awal sekolah. Bisa dibilang, juara satu versi bandel-bandelan. Ulah kocak dan di luar nalar dari beberapa anggotanya sempat bikin guru-guru geleng kepala. Namun, justru dari situ, mereka belajar banyak. Setelah lulus ujian mental dengan ditegur, dihukum, dan jadi langganan omelan, para murid GHOST mulai sadar bahwa jadi terkenal itu boleh, asal bukan karena pelanggaran. Mereka telah berusaha bangkit, menurunkan peringkat “bandel” mereka, dan membuktikan bahwa dari kelas yang dulu penuh masalah, bisa lahir kekompakan, tanggung jawab, dan perubahan ke arah yang lebih positif.

“Kelas X-6 ini tempat aku tumbuh, belajar, dan mengenal banyak hal, bukan cuma dari buku, tapi juga dari teman-teman yang luar biasa. Setiap hari di kelas ini selalu punya cerita, banyak rasa sayang yang nggak selalu bisa diungkapin. Aku merasa beruntung pernah jadi bagian dari X-6. Suasana kelas yang hangat, kadang ramai, kadang tenang, tapi selalu bikin nyaman. Meskipun sedih harus meninggalkan kelas ini, aku juga senang karena kita sudah melewati banyak hal bersama dan jadi lebih kuat,” ucap Kezia Karenina Kristanto.

Maka dari itu, kelas X-6 bukan hanya tempat belajar, tapi ruang tumbuh bersama. Dari kisah bandel hingga prestasi, dari canggung jadi kompak, semua membentuk kenangan dan pelajaran berharga yang akan selalu dikenang oleh para anggota GHOST.

Jadi, siapa yang masih takut dengan hantu? GHOST membuktikan kalau hantu juga bisa menjadi kekuatan utama, asalkan dipenuhi semangat kayak mereka. See you on the next class dan jangan lupa sapa 32 hantu yang masih ada di kelas X-6!

Jurnalis:

Patricia Lorenza Handoko Kelas X-5/24/12570

Aurentzia Veayviane Kelas X-3

Kayren Lie Sasongko Kelas X-6

Fotografer:

Kayren Lie Sasongko Kelas X-6