
Halo arek-arek Santo! Kalian tahu gak sih? Akhir-akhir ini, ruang gamelan yang biasanya hanya didominasi oleh anak-anak ekstrakurikuler, tiba-tiba berubah menjadi arena latihan bagi seluruh murid kelas X dan XI loh! Eh kok bisa sih dua angkatan ini ikutan sibuk di sana? Nah, inilah kisah di balik latihan super intens itu, ayo simak sampai akhir!

Seusai Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), tepatnya mulai Selasa (27/05/2025) hingga Kamis (05/06/2025), seluruh murid kelas X dan X berjibaku di ruang gamelan. Dari pagi hingga tengah hari, kita pasti bisa mendengar suara-suara gamelan tanpa henti. Kenapa begitu? Astaga, masa kalian gak tahu sih? Semua ini demi ajang luar biasa “Langgeng Budaya”, yaitu lomba yang menantang setiap kelas buat menghadirkan penampilan gamelan terbaik. Lomba ini menjadi momen puncak di mana kelas-kelas di SMA Katolik Santo Paulus Jember saling berlomba buat menunjukkan kecakapan mereka dalam memainkan alat musik tradisional itu.

Ehh tunggu dulu, gimana sih cara biar bisa jadi juara di Lomba Karawitan ini? Nah, ternyata ada beberapa kategori penilaian utama dari juri, yaitu wiraswara (kualitas vokal), wirama (irama permainan), wirasa (penghayatan) dan tidak lupa kekompakan bermain. Sudah semua? Eits, masih ada satu lagi. Terdapat juga penilaian khusus atau penilaian kostum. “Lho bukannya kostumnya menggunakan seragam?”. Bener tuh, namun, panitia juga memberikan kesempatan emas buat kelas yang mau tampil ekstra dengan menyewa baju adat. Tenang aja, penilaian khusus ini tidak mempengaruhi penilaian karawitan juri kok. Jadi, setiap kelas wajib siap-siap deh biar kelasnya kompak dan seirama dalam bermain karawitan.
Yukk, langsung aja kita kepoin bagaimana sih persiapan mereka?? “Persiapannya sih dengan menghafalkan lirik dan mengulang-ulang lagu biar lebih kompak. Kadang, kami capek dan bosan ngulang lagu yang sama. Tapi demi menang, ya harus latihan terus,” ujar Dionisius Indra Atyanta Kamitra dari kelas X-5.

Totalitas? Iya bangett! Dari latihan ini, dapat kita lihat semua orang mulai peduli. Punya tanggung jawab, punya kebanggaan buat bawa nama kelas masing-masing. Dari yang awalnya hanya ikut-ikutan, sekarang jadi makin kompak! Lomba ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi soal ngerasain apa itu kerja sama dan berproses.
Soo ... kelas siapa yang bakal paling all out? Yang penting, dari gamelan ini kita semua dapat lebih dari sekadar bunyi, tetapi kenangan, cerita, dan dapat semangat! Dan.. mungkin.. juga dapet juara. Amininn dulu, gengss!
Jurnalistik:
Charlie Monica Liadi XI MIPA 2
Patricia Lorenza Handoko Kelas X-5
Patricia Danella Damayanti Kelas XI IPS 2
Foto:
Patricia Danella Damayanti Kelas XI IPS 2
Kayren Lie Sasongko Kelas X-6
Megan Ivy Antony X-5







