
What’s up SaintPaulers! Setelah dua bulan lamanya menunggu kulit-kulit buah serta sisa-sisa sayuran yang difermentasikan untuk menjadi Eco Enzyme, akhirnya pada hari Rabu (25/02/2026) teman-teman kita dari kelas X mendapat kesempatan untuk memanennya lho!! 😆😆 Penasaran sama keseruan mereka? Let’s check it out! 🏃💨
Ok guys, sebelumnya kalian sudah tahu belum nih tentang cara memanen Eco Enzyme? Nah, Eco Enzyme yang sebelumnya disimpan di wadah yang harus tertutup rapat selama proses fermentasinya ini perlu dicek dulu, SaintPaulers. Kita perlu memastikan apakah ada jamur atau tidak. Lalu, jika jamur tersebut berwarna putih, maka Congratss! Eco Enzyme kalian masih aman! 🥳 Tapi kalau jamurnya berwarna hitam. Nice try deh guys. 🥲 Move on to the next step nih SaintPaulers, Eco Enzyme kemudian disaring untuk memisahkan kulit buah atau sisa sayurannya. And voilaa, Eco Enzyme siap dimanfaatkan! 👏

Ternyata, Eco Enzyme yang sudah dipanen ini nggak cuma jadi hasil praktikum aja lho, SaintPaulers🤩 Cairan hasil fermentasi ini punya banyak sekali manfaat dalam kehidupan sehari-hari!
Eco Enzyme bisa digunakan sebagai pembersih alami untuk mengepel lantai, membersihkan kamar mandi, bahkan membersihkan luka. Selain itu, cairan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair agar tanaman tumbuh lebih sehat dan subur 🌱✨ Yang nggak kalah penting, dengan membuat Eco Enzyme kita ikut mengurangi sampah organik rumah tangga. Dari kulit buah dan sisa sayur yang biasanya dibuang, kini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.

Kira-kira apa yaa harapan Guru Biologi kita, Ibu Dina Putu Ayu K., S.Pd. setelah anak-anak kelas X berhasil melakukan pemanenan Eco Enzyme?? “Saya berharap agar murid-murid tidak hanya berhenti di praktikum saja, tapi benar-benar bisa menerapkan pelajaran Biologi dalam kehidupan nyata. Mulai dari mengolah sisa kulit buah di rumah sampai mengaplikasikan Eco Enzyme yang sudah dipanen untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya untuk mengepel lantai, memupuk tanaman, dan keperluan lainnya,” ujarnya.
Nah jadi, pemanenan Eco Enzyme ini bukan hanya soal praktikum selesai lalu beres lho yaa SaintPaulers. Ini menjadi bukti nyata bahwa kalian semua dapat ikut menjaga lingkungan alam dengan cara yang simpel namun berdampak. Dari sampah dapur yang terbuang lahir sesuatu yang bermanfaat, keren kan?? 😮😎
Semoga setelah ini SaintPaulers makin sadar kalau menjaga lingkungan itu nggak harus dimulai dari cara yang ribet, tapi dari cara yang sederhana kita sudah bisa merawat Bumi kita 🌎🫂.
Jurnalis:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6
Shera Abigail Putrivian Kelas X-6
Foto: Dokumentasi Kelas







