
“Iman yang utuh adalah segitiga cahaya; ia mendongak dalam doa, menunduk dalam puasa, dan merentang lebar dalam sedekah”
Eyyow, SaintPaulers! Pada Jumat (27/02/2026), murid-murid kelas X dan XI yang beragama Katolik baru saja melaksanakan rekoleksi di aula bersama Romo Kristoforus Rawi, S.Fil., M.Th., O.Carm. Wah, kira-kira bagaimana keseruannya, ya? Let’s dive in!
Di rekoleksi kali ini, SaintPaulers, terdapat materi yang sangat menarik. Apa itu? Di Masa Prapaskah ini, kita diajak mendalami tiga pilar utama: doa, puasa, dan sedekah (amal kasih). Doa adalah relasi kita dengan Allah sebagai wujud kedekatan dan ketaatan kepada-Nya. Puasa merupakan relasi dengan diri sendiri sebagai bentuk pengendalian diri dan pembebasan batin. Sementara itu, sedekah adalah relasi dengan sesama sebagai wujud kasih serta solidaritas.
Nah, teman-teman, ketiga pilar tersebut (doa, puasa, dan sedekah) adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Tanpa doa, puasa dan sedekah hanya akan menjadi aktivitas sosial belaka. Tanpa puasa, doa mudah terjebak dalam formalitas. Dan tanpa sedekah, doa serta puasa bisa menjadi bentuk spiritualitas yang egois. Melalui ketiganya, kita dipersiapkan untuk memasuki Misteri Paskah. Jadi, Masa Prapaskah bukan sekadar masa keprihatinan, melainkan perjalanan menuju pembaruan hidup di dalam Kristus yang bangkit. “Setinggi apa pun temboknya, selagi ada fondasi, kita bisa menjadi pembawa berkat,” ujar Romo Kristo.
Tuh, guys! Meskipun tantangan hidup setinggi langit atau masalah datang bertubi-tubi, asalkan kita punya fondasi yang kuat lewat doa, puasa, dan sedekah, kita akan tetap mampu menjadi berkat bagi orang lain. Mantap banget, kan?
Seru sekali, bukan? Rekoleksi bersama Romo Kristo ini benar-benar mengingatkan kita bahwa menjadi anak muda Katolik yang keren itu tidak hanya tampak di luar, tetapi juga memiliki fondasi iman yang kuat di dalam. Lewat doa, puasa, dan sedekah, kita diajak untuk terus bertumbuh dan tidak hanya sibuk dengan diri sendiri. Yuk, kita praktikkan terus tiga pilar ini dalam keseharian agar kita menjadi pribadi yang makin tangguh dan siap menjadi berkat di mana pun berada. Sampai jumpa di rekoleksi seru berikutnya. God bless you, SaintPaulers!
Jurnalis:
Josepha Ernesta Regina Ticoalu Kelas X-6
Patricia Lorenza Handoko kelas XI-3
Michelle Kaylyn Nathania kelas X-5
Fotografer:
Shera Abigail Putrivian Kelas X-6






