Deal or No Deal?

Siapa sih yang nggak pernah nawar? Entah menawar mengenai harga, waktu, atau pendapat. Tanpa kita sadari, ternyata kita sering melakukan negosiasi dalam kehidupan sehari-hari lho SaintPaulers.

Nah, materi ini yang akan dipelajari lebih lanjut melalui materi “Teks Negosiasi” oleh murid kelas X. Menariknya, negosiasi kali ini tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga dipraktikkan lewat penampilan di depan kelas. Dengan adanya penampilan ini, pembelajaran teks negosiasi menjadi lebih interaktif dan dapat membantu murid untuk memahami materi secara lebih mendalam. 

Beberapa topik yang diangkat antara lain negosiasi terkait pembangunan rumah ibadah di daerah rawan konflik, pembangunan street food di Jalan Kartini, tambang nikel di wilayah Raja Ampat, dan lain-lainnya. Tentu saja setiap murid memiliki peran yang berbeda, seperti menjadi warga, pemerintah, dan pihak-pihak lainnya. Dengan begitu, proses negosiasi terlihat lebih nyata dan mudah dipahami oleh penonton.

“Menurut saya, pembelajaran seperti ini sangat menarik dan jauh lebih mudah ditangkap karena tidak hanya menghafal struktur teks, tetapi benar-benar merasakan dinamika, tekanan, dan cara mencari solusi dalam sebuah negosiasi,” ujar Irene Wong kelas X-5.

Nah, SaintPaulers. Begitulah keseruan belajar teks negosiasi di kelas X. Pembelajaran yang semula hanya membaca materi, akhirnya berubah jadi simulasi nyata yang penuh perjuangan. Melalui cara seperti ini, Pak Ujang Sarwono, S.Pd. bukan cuma mengajarkan teori, tapi juga melatih keberanian, empati, dan kecakapan berpikir kritis murid-muridnya.

Jurnalis:

Eleora Leonie Timothy kelas X-5

Michelle Kaylyn Nathania kelas X-5