Antara Kasih dan Karier

Hello SaintPaulerss!! Sejak hari Jumat (07/11/2025) sampai Jumat (14/11/2025), murid kelas XII harus mengikuti salah satu program sekolah yang berupa Bimbingan Karir (Bimkar). Di tahun ajaran baru ini, SMAK mengubah lokasi kegiatan lho guys! Yang biasanya Bimkar hanya dilaksanakan di sekitar Jember, sekarang kegiatan ini dilangsungkan Wisma Karmel Syanti Argo, Nongkojajar – Pasuruan. Fyi, Bimkar kali ini spesial lhoo karena mereka harus menempuh perjalanan cukup jauh sekitar empat jam dengan naik kereta api dan satu jam dengan bus bagong nihh. Wahh jauh-jauh ke Pasuruan kira-kira mereka akan dibekali apa aja sih??

Selain diajak sharing untuk membuka pemikiran tentang kehidupan, di sana, para murid juga dijamu dengan berbagai materi yang disampaikan langsung oleh Romo Ignasius Anang Setia Darmanto O.Carm. Salah satu materinya yaitu, “Aku dicintai karena aku ada”. Artinya, hidup kita adalah perwujudan kasih Tuhan yang kekal untuk kita.

Tak hanya materi, para murid juga berkesempatan untuk bermain ice breaking, berdoa bersama, bermeditasi, dan senam pagi. Pastinya semuanya itu seru dan menarik. EitsGa sampai situ, para murid juga bisa menyampaikan surat kepada teman-teman, kakak-kakak pembina, serta romo yang ada di sana sebagai bentuk kasih sayang.

Selain itu, mereka diajarkan untuk berbagi kasih melalui pelayanan. Penasaran gak sih bagaimana bentuk pelayanan yang diajarkan?? Pertama, setiap kelas akan dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok tersebut ditentukan pada awal para murid kelas XII masuk ke aula Karmel Syanti Nongkojajar. Di setiap sesi makan, dua kelompok ditugaskan untuk menyajikan makanan dan mencuci piring seusai makan. Ternyata, tujuan dari bentuk pelayanan ini adalah agar kita bersyukur akan apa yang kita miliki dan menjadi berkat bagi orang lain.

Nahh, ternyata Romo Ignasius memiliki pesan khusus lho untuk murid-murid kelas XII.

“Saya berharap agar bimbingan karir kali ini dapat memberikan bekal dan modal untuk proses pendidikan selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para murid agar siap berkarya dan bekerja di masa mendatang,” ujar Romo Ignasius Anang, O.Carm., selaku pemateri.

Perjalanan singkat dan panjang ini mungkin terasa melelahkan. Namun, para murid kelas XII membawa oleh-oleh berupa cerita, pengetahuan, dan pengalaman baru yang siap menjadi bekal masa depan bagi mereka di dunia kerja. Sama seperti yang Romo Ignatius sampaikan sewaktu materi,  “Tidak ada satu pun orang yang mempunyai semua jawaban, kita semua sedang belajar. Tapi satu hal yang pasti, Tuhan sedang menulis bersama kita dan setiap goresan-Nya berarti.”

Biarlah ini selalu menjadi pengingat bahwa Tuhan selalu hadir di setiap perjalanan hidup mereka, termasuk perjalanan mengemban panggilan-Nya dalam karir.

Jurnalis:

Jennifer Evelyn kelas XII MIPA 2

Cyrilla Levina Kuswanto kelas XII MIPA 2

Immanuel Revo Tanus kelas XII MIPA 2