Penutupan SPF 2025: Meriah dan Penuh Euforia

Acara tahunan yang digelar oleh OSIS SMAK Santo Paulus Jember ini sukses menghadirkan berbagai cerita, semangat, dan momen berharga bagi seluruh peserta, panitia, juga penonton yang turut meramaikan setiap detiknya.

Setelah dua minggu menjalani acara penuh keseruan, akhirnya Saint Paul Festival (SPF) 2K25 resmi diakhiri pada hari Minggu, 2 November 2025. Hari ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kompetisi, di mana semua lomba dan kegiatan final diselenggarakan dalam satu hari penuh. Acara pamungkas dari setiap rangkaian tersebut dipadati pengunjung dan sarat akan euforia, semangat sportivitas, dan kebersamaan.

Hari itu, lingkungan SMAK Santo Paulus sudah ramai sejak pagi. Tepat pukul 07.00 WIB, para peserta dari berbagai jenjang dan cabang lomba mulai berdatangan dan melakukan registrasi ulang di area depan sekolah. Proses registrasi ulang berlangsung lancar dan tertib. Wajah-wajah penuh semangat bercampur tegang terlihat dari para atlet, pelatih, dan pendukung mereka yang siap memberikan dukungan terbaik dalam pertandingan penentu. Suasana pagi yang sejuk segera hangat oleh antusiasme yang membara, menandakan dimulainya hari final yang spektakuler.

Lapangan basket menjadi pusat perhatian sejak pagi hingga malam. Pertarungan sengit dimulai dengan perebutan juara ketiga SMP Putri dan SMP Putra. Lalu dilanjutkan dengan final SD Putri dan SD Putra. Semakin malam, suasana semakin memanas saat pertandingan final SMP Putri dan SMP Putra dimulai. Match penutup antara SMPK Santo Yusup Banyuwangi dan SMPN 2 Jember yang digelar pukul 19.30 WIB menjadi momen paling ditunggu yang menjadi penutup untuk rangkaian kompetisi bola basket SPF 2K25 yang penuh aksi dan sorakan penonton.

Sementara itu, di sisi lain sekolah, sebuah kompetisi yang memadukan kecerdasan, kecepatan, dan kerja sama tim juga sedang berlangsung ajang lomba Rally Science. Peserta dari berbagai sekolah bersaing memecahkan soal-soal sains dan menjalankan challenge dalam waktu yang terbatas. Rally Science berhasil membuktikan bahwa semangat kompetisi mampu menumbuhkan kecerdasan, kerja sama, dan ketepatan berpikir.

Di atas panggung utama, sebuah pertunjukan visual yang memukau disuguhkan oleh para peserta lomba Modern Dance. Dengan kostum yang colorful dan koreografi yang enerjik serta apik, mereka menari dengan penuh semangat, menyalurkan emosi melalui setiap gerakan. Penonton yang memadati area panggung tak henti-hentinya memberikan tepuk tangan meriah untuk setiap penampilan yang penuh gaya dan penuh semangat muda ini.

Tak kalah serunya, workshop tentang “Bank Sampah Sekolah” yang diselenggarakan juga menjadi daya tarik tersendiri. Ruang workshop dipenuhi oleh peserta yang ingin menimba ilmu. Ibu Dina Putu Ayu K., S. Pd. bersama dengan anak didik Pencinta Lingkungan Hidup (PLH) dengan antusias berbagi pengetahuan, menciptakan ruang interaktif yang penuh dengan kreativitas, dan berbagi ide-ide segar. Workshop ini menjadi bukti bahwa SPF 2K25 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga festival untuk belajar dan berkembang.

Pada saat malam hari, suasana di SMAK Santo Paulus semakin hangat. Lampu-lampu lapangan menyala terang, menemani detik-detik closing ceremony Saint Paul Festival 2K25. Sorak sorai penonton masih terdengar, kali ini bukan untuk mendukung pertandingan, tapi untuk merayakan kemenangan dan kebersamaan. Panitia, peserta, dan penonton berkumpul bersama untuk menyaksikan pengumuman pemenang, diiringi tepuk tangan dan teriakan bahagia.

Setiap nama yang dipanggil ke panggung disambut sorakan dan kilatan kamera. momen kebanggaan yang menutup seluruh rangkaian SPF 2K25 dengan penuh sukacita. Setelah semua piala diserahkan, suasana berubah haru ketika panitia dan peserta saling berpelukan, berfoto, dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras bersama selama dua minggu terakhir.

“Seneng banget program kerja terbesar akhirnya bisa selesai dengan lancar, dan sangat bersyukur karena semua panitia bisa menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik” ucap Ketua OSIS SMA Katolik Santo Paulus periode tahun 2025, Owen Natanael Putra Yoda. Ia mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi semua pihak yang sudah terlibat. 

Tak lupa, Owen juga menitipkan pesan untuk SPF 2026 tahun depan. “Semoga kegiatan SPF tahun depan dapat terlaksana dengan lebih baik. Saya berharap kepanitiaan selanjutnya dapat lebih solid dan mempertahankan nama baik SMA Katolik Santo Paulus Jember,” tegas Owen. Sekarang, Saint Paul Festival 2K25 resmi berakhir, tapi semangatnya masih terasa di setiap sudut sekolah. Semua lelah terbayar oleh tawa dan rasa bangga. Sampai jumpa di SPF tahun depan.

Jurnalis

Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5 

Xylenn Pricilla Kwee kelas X-2

Clarrence Nathania Hadi Kelas XII MIPA 1

Foto: Joshua Budi Hariyanto Kelas X-1