Piket Kelas, Bukan Sekadar Formalitas

Selama mengenyam pendidikan di SMA Katolik Santo Paulus Jember, kita pasti pernah mendengar apa itu Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila adalah gambaran ideal dari pendidikan Indonesia yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022).

Nah, salah satu pembiasaan baik yang ingin dicapai oleh SMA Katolik Santo Paulus Jember adalah kegiatan piket kelas. Ada banyak makna yang dapat diambil dari kegiatan tersebut. Di antaranya kerja sama tim, gotong royong, mandiri, serta bertanggung jawab. Menjalankan piket kelas bukan diartikan hanya bekerja ketika diperintah oleh guru atau disuruh oleh teman. Namun, juga dituntut adanya kepekaan terhadap keadaan sekitar untuk menjalankan tanggung jawab.

Kelas mana sih yang tidak punya jadwal piket? Pasti semua punya dong ya! Setiap kelas tentu saja akan mempunyai sistem yang berbeda-beda untuk menjalankan piket kelas masing-masing. Hal inibergantung pada kesepakatan kelas bersama wali kelas. Banyak orang berpikiran bahwa piket kelas hanya sekadar formalitas. Tugasnya hanya menghapus papan tulis ketika diperintahkan oleh guru. Padahal, tidak sesederhana itu lho! Ada juga kelas yang menerapkan piket dengan sangat bertanggung jawab. Contohnya, aturan piket dari kelas XII MIPA 1 yang memiliki nama beken F1 atau Formula 1. 

“Untuk kegiatan piket harian di kelas XII MIPA 1, Pak Goodman sebagai wali kelas selalu mengingatkan agar kami bertanggung jawab atas kebersihan kelas. Setiap pulang sekolah, kami diminta untuk melaporkan kondisi kelas melalui grup WhatsApp. Selain itu, Pak Goodman juga selalu menekankan tanggung jawab dan kesadaran untuk mengerjakan tugas sebagai petugas piket. Jadi, cara ini cukup efektif untuk membangun sikap tanggung jawab setiap murid, terutama di kelas saya sendiri,” ucap Nixon Natha Sutikno, salah satu anggota kelas XII MIPA 1.

Keren banget gak sih kakak kelas satu ini? Contoh yang baik bagi adik-adiknya nih. Hayo jujur, kalian tim semangat 45 untuk piket atau masih pada males-malesan? Setelah membaca artikel ini, semoga kita bisa lebih memahami tujuan dari diadakannya piket kelas. Ingat ya guys kalau kebersihan kelas adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya tanggung jawab Bapak-Bapak petugas kebersihan saja. So, tunggu apa lagi, yuk jalankan piket bersama sesuai hari untuk melatih tanggung jawab!

Sekolah bersih, hati senang, dan belajar pun tenang.

Jurnalis

Clarrence Nathania Hadi Kelas XII MIPA 1

Fotografer 

Michelle Kaylyn Nathania Kelas X5

Clarrence Nathania Hadi Kelas XII MIPA 1