
Hey-hey SaintPaulers! Kalian pernah berdebat dengan adik, teman, atau orang lain? Pasti pernah, ya kan? Nah, ternyata dalam pelajaran, kita juga dikenalkan dengan ilmu berdebat lho. Tentu saja debat yang diajarkan adalah debat yang mengarah pada kegiatan adu argumentasi antara dua belah pihak atau lebih (pro dan kontra) mengenai suatu isu tertentu, bukan sekadar debat kusir. Nah, pada 22 September 2026, kelas 12 berkesempatan untuk belajar debat pada pelajaran Sastra Inggris. Namun, debat itu apa sih, SaintPaulers? Ayo cari tahu lebih banyak dibawah ini! 👇🤩
So, SaintPaulers, definisi debat adalah diskusi terstruktur atau adu gagasan di mana orang-orang menyampaikan sudut pandang yang berlawanan mengenai suatu topik tertentu. Jadi, bukan hanya beradu argumen, tetapi juga bertukar gagasan ya! 😆✌️

Dalam debat, ada yang dinamakan mosi, yaitu topik utama yang akan didiskusikan. Dalam debat sasing kelas 12 ini, ada beberapa mosi yang diajukan. Mosi-mosi tersebut pastinya akan membantu SaintPaulers di masa depan, lho. Contoh mosi-mosi yang diajukan adalah: Apakah pemberian MBG kepada siswa-siswi aman dan adil, penggunaan uang cashless atau digital, dan tentang perdagangan internasional.
Menurut Mr. Daniel Verruditya S.Pd., menyelenggarakan debat kelas seperti ini dapat membantu siswa-siswi membangun critical thinking, sadar akan apa yang terjadi di sekitar mereka, dan berani untuk berbicara di depan.

“Dengan mempelajari materi debat, hal ini dapat membangun keberanian dan rasa percaya diri murid. Dengan belajar debat, kemampuan mereka dalam berpikir kritis akan terasah” ujar Sir. D, panggilan akrab dari Si Master Bahasa Inggris SMAK Santo Paulus.
Nah, SaintPaulers, dengan begitu, debat itu bukan sekedar adu mulut atau mencari siapa yang paling benar ya tetapi tentang bagaimana kita menyampaikan pendapat dengan berani, melihat dari berbagai sudut pandang orang lain, dan berpikir kritis! Dari debat Sasing kelas 12 ini, semoga SaintPaulers juga belajar untuk makin berani untuk speak up, makin kritis dengan segala yang terjadi di sekitar kita, dan of course… menjadi generasi muda yang bukan sekadar bersuara, bukan asal bicara, tetapi berani berpendapat dengan alasan yang bermakna! 🔥🗣️
Jurnalis:
Lady Kaitlyn
Audrey Clarissa Dharma Tjendana
Foto:
Yessamine Lea Santoso
Sesilia Atyantika








