
What’s up, SaintPaulers? 👋Kegiatan kokurikuler kali ini terasa sedikit berbeda dari biasanya nih! Pada Rabu, 3 Juni 2026, seluruh siswa kelas X berkesempatan mengunjungi Kolumbarium Paranti Jati Garahan, Jember, untuk mengikuti kegiatan penghijauan yang pastinya berbeda dari biasanya.
Perjalanan kami pun dimulai dengan cara yang cukup unik. Alih-alih naik bus sekolah, kami berangkat menggunakan kendaraan TNI secara berkelompok. Setelah perjalanan yang penuh cerita dan keseruan, kami diajak berkeliling area kolumbarium sebelum memulai berbagai kegiatan yang sudah menanti. Apa aja ya kegiatannya? Let’s find out! 😆

Setiap kelompok diantar menggunakan mobil TNI menuju lokasi. Suasana perjalanan cukup meriah, campuran antara deg-degan dan rasa penasaran. And… boom sesampainya di Kolumbarium, murid langsung membentuk barisan di area taman. Satu per satu mulai mengambil bibit, menanamnya, lalu menyiramnya dengan air dan sedikit cairan Eco Enzyme. Tak hanya pinus, beberapa bunga juga ditanam di sebelah pohon pinus untuk mempercantik area sekitar. Meskipun di bawah terik matahari, kerja sama antarkelompok berjalan lancar, ada yang bertugas menanam bibit, menyiram, atau sekadar memberi semangat.
Di sela kegiatan, Ibu Paulina Kasmara selaku penanggung jawab Kolumbarium Paranti Jati Garahan menyampaikan pesan yang menghentak.
“Kami sangat berharap pohon pinus yang ditanam oleh adik-adik semuanya bisa dirawat dengan baik dan nantinya menjadi inspirasi kehidupan. Meskipun di sini adalah tempat penitipan abu jenazah, jadi ini bukan tentang kematian akan tetapi tentang kehidupan atas rahmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita semua.”

Setelah semua rangkaian penanaman selesai, para murid diajak beristirahat dan makan bersama di area teduh sekitar kolumbarium. Masing-masing sudah membawa kotak bekal kosong dari rumah serta sendok sendiri. Panitia kegiatan dengan sigap menyajikan menu sederhana namun mengenyangkan-nasi, lauk, dan sayur. Dengan lahap, mereka duduk melingkar per kelompok, ada yang bercanda, ada pula yang masih asyik membahas pohon pinus tadi. Tak tersisa satu butir nasi pun di kotak bekal.
Setelah perut kenyang dan tenaga pulih, rombongan pun bersiap pulang. Mobil TNI kembali mengantar mereka menuju SMAK Santo Paulus, meninggalkan Kolumbarium Parantijati dengan pohon-pohon baru yang kini ikut berbisik pelan tertiup angin.
And just like that, kegiatan di Kolumbarium Paranti Jati Garahan pun berakhir, SaintPaulers! 🌱 Di balik teriknya matahari dan tangan yang kotor karena tanah, tersimpan pengalaman yang mungkin tidak akan mudah dilupakan. Hari itu, siswa-siswi kelas X tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kepedulian, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. ✨
Jurnalis:
Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5
Shera Abigail Putrivian Kelas X-6






