Susu Sayang Siap Tayang di SPMF 2025

Wassup SaintPaulers!

Siapa di sini yang udah cek kalender di semester ini? Banyak tanggal merahnya kann? Eitss…tanggal merah semester ini masih harus menjadi hari-hari yang produktif bagi kelas XI lho. “Emangnya mau ada apa nihh?” Surprise! Tahun ini, di mata pelajaran PKWU kakak-kakak kelas XI akan melibatkan skill layaknya Hollywood alias projek film kelas.

Emangnya untuk apa sih bikin filmsegala? Tradisi membuat filmini sudah turun-temurun, lho. Pembuatan film ini sudah menjadi agenda tahunan SMA Katolik Santo Paulus. Nantinya, film kreatif ala murid kelas XI akan ditayangkan secara serentak. Yup!! Karya film ini akan segera tayang di Saint Paul Movie Festival (SPMF) 2025! Stay tune!

By the way, penasaran ga sih sama keseruan persiapannya? CEKIDOT!

Fun fact! Sebenarnya para script writer atau penulis naskah masing-masing kelas sudah duluan sibuk dari semester gasal kemarin lho. Nah, untuk di semester ini para producer dan director nih yang dapat giliran untuk bersibuk-sibuk ria.

Salah satunya adalah Kelas “Susu Sayang” alias XI IPS 1. Mereka sudah mulai siap-siap nihh dengan kegiatan reading script! Selain itu, mereka sudah mempersiapkan wardrobe, make up, dan alat-alat yang diperlukan saat shooting. Wah, pembuatan film ini memang perlu kerja keras dan kerja sama ya, guys. Di tengah kesibukan pembuatan film ini, tentunya murid kelas XI harus ahli dalam memanajemen waktu, antara belajar dan shooting. Semester genap, semester yang paling sibuk untuk kelas XI! Meski begitu, semua akan berjalan maksimal jika dilandasi kegigihan dan keuletan!

Apa saja sih kesibukan “Susu Sayang” saat ini? Willsan Wijaya selaku sutradara menyampaikan bahwa persiapan film di kelas mereka sudah lumayan matang. Willsan juga bangga atas koordinasi yang baik dalam kelasnya. Kerja sama yang aktif juga menjadi faktor pendorong bagi XI IPS 1 sehingga dapat mendahului kelas-kelas yang lain.

“Untuk persiapan, kami sudah melakukan reading text, pendalaman tokoh serta pemilihan lokasi, dan penentuan transportasi. Saya sebagai sutradara melatih sekaligus menjalin relasi dengan teman-teman,” ucap Willsan.

Rupanya persiapan film kali ini juga tidak luput dari adanya hambatan. Willsan juga menegaskan bahwa banyak dari teman kelasnya susah hadir dalam beberapa pertemuan. Beberapa faktor lain seperti erumah yang jauh juga menjadi suatu permasalahan. Untungnya, Willsan merasa  yakin bahwa dia mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Harapan saya, semoga kelas kami semakin solid dan dapat menunjukkan hasil karya kelas di SPMF dengan maksimal dan terbaik,” sahut Willsan.

Wiii seruu juga yaa gengs! Dari sini, bisa langsung kelihatan deh kreativitas setiap kelas. Ide-ide mereka tentunya unik-unik poll.

Stanley Kubrick once said,

“Perhaps it sounds ridiculous, but the best thing that young filmmakers should do is to get hold of a camera and some film and make a movie of any kind at all.”

Buat para pecinta film, wajib nihh tunggu tanggal tayang hasil karya short movie dari kakak-kakak kelas XI di Saint Paul Movie Festival nanti yaa! See you guys there 😉

Semangat kakak-kakak kelas XI!!

Jurnalis:

Sherly Octavia Pangestu Kelas XI IPS 3

Sevira Maria Angelica Putri Kelas XI IPS 1

Patricia Danella Damayanti Kelas XI IPS 2

Illuslator:

Ester Natalina Kawidjaja Kelas XI IPS 2

Nicole Imanuella Christiono Kelas XI IPA 3