
Dunia lain? Apa tidak berlebihan? Nyatanya itulah pemikiran sebagian anggota Live In saat libur panjang kemarin. Lah memangnya ada apa saat Live In?? Yukk kita intip cerita mereka!
Bahagia itu sederhana. Tiga kata itulah yang menjadi motivasi diadakannya Live In. Sama seperti pada judul, tema yang dibawakan OSIS tahun 2024 adalah Exploring Another World. Selain itu, OSIS mengajak para relawannya untuk menumbuhkan nilai-nilai kehidupan terutama nilai-nilai Carmel Values. Kegiatan ini berjalan selama 4 hari 3 malam pada tanggal 8 Maret s.d 11 Maret 2024. Kegiatannya bertempat di Panti Asuhan Regina Pacis Lumajang.

Tidak hanya itu, tahukah kalian bahwa OSIS tahun ini membuka pendaftaran untuk anggota luar OSIS? Kegiatan ini menarik perhatian beberapa orang tua, salah satunya adalah orang tua dari Matthew. Anselmus Matthew Sugiarto, murid dari kelas X MIPA 4 ini menunjukkan nyali besarnya dalam mengikuti Live In. Dengan mengikuti keinginan dari orang tuanya, Matthew diharapkan belajar cara hidup di dunia luar.
Kira-kira apa saja yaa kegiatan Matthew dan teman-temannya? Rupanya sesampai di tempat tujuan, Matthew dan teman-temannya berkeliling bersama salah satu anak panti tersebut.
Kegiatan pertama kali yang dilakukan adalah pengenalan, ges. Setelah itu, dimulailah kehidupan sehari-hari para anak panti. Sebagai pendekatan untuk berbaur bersama para penghuni panti, anak-anak Santo Paulus makan dan tidur bersama anak-anak panti asuhan. Para penghuni panti sangat beragam, terdapat bocah imut berusia 4-5 tahun sampai lulusan SMA dengan latihan kerja.
Hidup berdampingan saja memangnya mudah? Dari kegiatan ini, selain terbiasa untuk hidup sederhana, para murid Santo Paulus juga diminta untuk hidup mandiri. Pernah kebayang gak sih hidup jauh dari orang tua? Itulah yang dirasakan sebagian besar penghuni Panti Asuhan Regina Pacis ini. Beberapa di antara mereka memilih untuk hidup di panti Lumajang akibat masalah ekonomi. Tidak tanggung-tanggung, beberapa dari mereka berasal dari Papua, NTT, Sulawesi, bahkan ada yang dari Jember. Perasaan senasib dengan para anak panti semakin membangkitkan gairah untuk rendah hati terhadap sesama.

Setiap hari tidak ada yang sama, percayalah! Pada hari kedua ini, murid Santo Paulus dan anak-anak panti asuhan melaksanakan kerja bakti, seperti membersihkan gua Maria, menyapu lantai, memberi makan hewan ternak, membersihkan kandang hewan ternak, dan menyiapkan makan siang dan snack.
Hari ketiga tidak kalah serunya. Setelah selesai doa pagi bersama, semua penghuni panti berkumpul di aula untuk melakukan ibadah Misa Pra Paskah ke-4. Anak SMAK turut mengambil peran dalam perayaan misa tersebut. Namun, tidak hanya itu yang menarik. Di tengah hari yang terik, Regina Pacis kedatangan perayaan dari organisasi Peduli Kasih. Kedatangan mereka disambut dengan meriah terlebih lagi atas makan siang dan gim yang mereka siapkan. Peduli Kasih asal Jember ini tidak segan untuk berkunjung demi merayakan ulang tahunnya yang ke-6 . Tentunya, warga Santo Paulus juga ikut bersenang-senang dalam gerak dansa dan menikmati hidangan yang disiapkan.
Kemeriahan hari ketiga tidak sampai di situ saja. Pada malam harinya, murid SMAK dan anak-anak panti asuhan bersama-sama membaur untuk menampilkan pentas seni. Mereka dibagi menjadi 8 kelompok dan menampilkan performa kelompok di atas panggung.

Setelah pengumuman pemenang bukannya tidur tapi malah karaoke. Itulah semangat dari para murid Santo Paulus dan anak-anak panti asuhan. Bagaikan semangat anak muda, karaoke itu baru selesai esok harinya. Tidak tanggung-tanggung, beberapa anak bahkan berani untuk tidur di ruang aula hingga subuh untuk menanti fajar.
Di hari terakhir, para murid SMAK Santo Paulus mengadakan senam pagi bersama dan dilanjutkan dengan melakukan permainan sederhana. Setelah acara selesai murid SMAK Santo Paulus dan anak-anak panti asuhan Regina Pacis Lumajang diperkenankan untuk mandi dan persiapan makan siang terakhir bersama. Setelah selesai makan, kami pun mengadakan acara perpisahan bersama. Suasana yang awalnya bahagia kini berubah menjadi suasana haru. Akhir dari acara tersebut kami semua berfoto bersama dan pembagian bingkisan kepada anak panti.

Itu dia berbagai kegembiraan bersama teman-teman dari panti asuhan Regina Pacis. Tentunya banyak sekali pembelajaran yang bisa diraih bersama. Nahhh bagaimana kegiatan Live In tahun ini, seru bukan? Kegiatan Live In ini tidak hanya sebagai sarana rekreasi, tapi kegiatan Live In ini mengajak kita semua untuk belajar apa itu hidup. Semoga kegiatan Live In ini dapat membangkitkan semangat kita semua untuk terus belajar dari lingkungan sekitar.
Jurnalis:
Viona Valencia kelas 10 IPA 4
Patricia Danella Damayanti Kelas X IPS 1
Foto:
Gisella Arianti Efendi XI MIPA 1/11/12089
Carina Tan Muktiawan XI IPS 2
Zoa Raphaell Widjaya X MIPA 1
Christophorus Raditya H. X MIPA 4
Gladys Gabriela Tjipto Santoso XI MIPA 4







