
Hmmm… berbaju putih, bersabuk sakti, membanggakan sekolah, siapakah mereka? Hayoo, ada yang bisa tebak siapa mereka ini? ???
Mereka adalah atlet karate! Loh, loh, emang ada atlet karate di SMAK??? Ada lah! Apa sih yang ga ada di SMAK? WUISHHH, Sombong bet ya wkwkwk. Tapi emang ada loh guys. Bahkan, mereka ini baru aja memenangkan pertandingan bergengsi Loch, aww bangga bet ga sie?
Penasaran? Penasaran banget apa penasaran aja? SO LADIES AND GENTLEMEN, MARI KITA SAMBUT BINTANG ARTIKEL KALI INI! Keira Angkawijaya kelas X MIPA 2 dan Justine Owen Sutrisno kelas XI MIPA 1! Waw, membanggakan banget ga sich? Jadi pengen tau lebih dalam ga sie???
Nah, kita bahas dari si Keira dulu ya, soalnya ladies first xixixixixi. Keira ini mengikuti pertandingan Samurai Dream Cup Internasional Championship dan berhasil meraih juara 1 pertandingan kumite kategori putri (45-50kg) umur 15-16 tahun dan juara 3 tipe pertandingan kata (seni) 13-15 tahun. Waw, ngeborong ya guys… shock dikit ga ngaruh awokawokawok. Di balik suksesnya dia, ada kerja keras yang tidak terekspos loh. Atlet muda ini bahkan udah latihan h-2,5 bulan, guys!
Fakta menariknya, Keira ini sudah kenal dunia karate serta mulai latihan dari kelas 4 SD dan baru mengikuti pertandingan karate saat kelas 6 semester 2, tepatnya pada 15 Maret 2020 kemarin. Wow, gila, cepet banget ya? Tapi walaupun begitu, ada hal yang harus dikorbankan loh guys, seperti dia harus rela ketinggalan pelajaran dan sering mengubah jadwal lesnya.

Sementara untuk Justine Owen Sutrisno ini juga gak kalah keren loh guys! Salah satu murid dari kelas dengan poin prestasi tertinggi ini juga berhasil membawa pulang piala nih. Justine Owen Sutrisno telah berhasil menjadi juara 3 kumite (60-65kg) 15-17 tahun. Yuk kita intip perjalanan Justine Owen hingga menjadi juara.
Pada akhir semester tahun ajaran 2021/2022, Justine Owen Sutrisno mulai tertarik untuk ikut karate karena salah satu temannya. Ia tertarik dengan karate karena ilmu dan budaya dari Jepang yang diterapkan di karate. Akhirnya, pada tahun 2023 Justine Owen menerima tawaran dari guru karatenya dan harus berlatih sebanyak 4 kali seminggu dan kerap kali merasa sakit di beberapa bagian tubuh. Namun hebatnya, Justine Owen sama sekali tidak merasa terganggu dengan adanya latihan ini. Bahkan, ia tetap dapat belajar dengan baik. Bukan hanya itu, orang yang akrab disapa Cetong ini malah merasa dapat belajar mengenai moral hidup dan disiplin.
Wah, ternyata atlet-atlet di Santo Paulus ini banyak juga ya! Sebagian besar orang hanya tahu atlet basket, atlet badminton, atlet futsal, dan atlet-atlet lainnya. Padahal, atlet karate kebanggaan Santo Paulus juga kerap kali membawa nama baik SMAK Santo Paulus bahkan hingga ke kancah internasional seperti Keira Angkawijaya dan Justine Owen. Keren banget gak sih?
Bukan hal yang mudah menjadi student athlete seperti mereka. Seorang atlet pelajar harus bisa mengatur skala prioritasnya agar kehidupan atlet dan sekolahnya dapat berjalan seimbang. Tetapi atlet-atlet ini membuktikan bahwa sekolah tidak menjadi penghalang mereka untuk mengembangkan potensinya. Dari pihak sekolah pun sangat mendukung murid-muridnya untuk mengambangkan bakat dan terus berprestasi. Meskipun ada banyak hal yang harus dikorbankan, tetapi apa yang mereka korbankan berbuah hasil yang baik pula dengan meraih prestasi-prestasi yang membanggakan.
Untuk teman-teman semuanya yang sedang berjuang meraih mimpi, tetap semangat dan jangan menyerah ya! Tidak ada kata terlambat untuk memulai dan perlu diingat untuk harus bertanggung jawab terhadap apa yang sudah kita pilih. Sekali lagi proficiat untuk Keira Angkawijaya dan Justine Owen, ditunggu prestasi-prestasi berikutnya!
Jurnalis:
Graciel Thea Hariyono Kelas X MIPA 2/13
Clarrence Nathania Hadi Kelas X MIPA 2/06
Cyrilla Levina Kuswanto Kelas X MIPA 1/03
Foto:
Richelle Valerie Caron Kelas X MIPA 1/24







