Rapat Kelulusan Murid Kelas XII

Meski masa pandemi masih berlangsung, sekolah tetap menggelar rapat kelulusan dengan protokol kesehatan. Tidak mudah memang untuk melakukan kegiatan di tengah masa pandemi yang masih berlangsung. Oleh karena itu, sekolah menggelar rapat kelulusan murid kelas XII dengan pertimbangan dan protokol kesehatan yang terjaga.

Kamis, 30 April 2020 dipilih sebagai jadwal menentukan beberapa hal terkait kelulusan kelas XII. Mulai dari pemaparan hasil capaian belajar murid sampai pada hasil serangkaian tes akhir tahun yang sudah dijalani, seperti ujian praktik dan ujian sekolah. Meski mengundang beberapa guru, sekolah tampaknya snagat memperhatikan keamanan di tengah masa pandemi korona. Seperti yang tertuang dalam undangan para wali kelas XII dan para wakil kepala sekolah dalam media sosial Whatsapp. “Para guru yang hadir wajib mengenakan masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak,” begitulah kira-kira catatan tambahan yang disampaikan Drs. Yohanes Joko Prabowo selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum dalam undangan rapat.

Alhasil, rapat digelar di ruangan terbuka (Gor sekolah) dengan pengaturan tempat duduk yang memperhatikan jarak aman. Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 10.00 tersebut memutuskan beberapa hal terkait kelulusan murid kelas XII. Beberapa di antaranya, pengumuman kelulusan akan disampaikan melalui aplikasi khusus yang dimiliki oleh sekolah. Murid tidak perlu datang ke sekolah untuk mengetahui kelulusan. Pengumuman dijadwalkan pada tanggal 4 Mei 2020.

Rapat juga memutuskan bahwa untuk melihat hasil kelulusan, murid wajib menyelesaikan segala tanggungan yang masih ada di sekolah. Beberapa tanggungan tersebut antara lain, pengembalian buku perpustakaan, pelunasan biaya sekolah(SPP), dan uang kegiatan yang belum terbayar. “Kami tahu beberapa orang tua mengalami dampak ekonomi dari masa pandemi ini, tapai kami juga harus memikirkan keberlangsungan sekolah,” tutur bendahara sekolah saat rapat. Mengingat hal ini, diharapakan para wali murid menyadari kondisi seperti ini dan dapat menyelesaikan tanggung jawab administrasi di sekolah.

Kegiatan graduasi yang telah direncanakan di awal tahun juga resmi dibatalkan guna mendukung pemerintah menekan penyebaran virus korona. Pengambilan berkas kelulusan juga akan dibagi secara bertahap guna menjaga keamanan dari sebaran virus korona yang masing mengancam.