Mengukur Tinggi Ring Basket? Tinggi Gerbang?? BISA!!

Ada apa nihh kok serius banget? Ngapain yaa kok mereka pada melihat ring basket, gerbang, dan lampu sorot? Hmm, hal yang lebih aneh lagi, mereka memanjangkan meteran di tanah. Apakah kalian bisa menebak? Daripada lama-lama berpikir, yuk kita cari tahu!!

Kamis, (06/03/2025) diadakan ujian praktik Matematika Umum secara serentak. Meskipun serentak dalam satu hari, mereka dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 07.00-10.00 WIB untuk kelas 12 IPS dan sesi  kedua pukul 10.00-13.00 WIB untuk kelas 12 MIPA. Setiap sesi, mereka mendapat pengarahan, waktu untuk mengerjakan tugas, dan waktu untuk menulis serta menghitung data yang mereka peroleh. Emangnya apa sih tugasnya?

Nah, jadi tugas yang harus mereka lakukan adalah mengukur tinggi dari sebuah objek. Kebetulan ada tiga objek nih yang harus diukur, antara lain lampu sorot di daerah GOR, tinggi ring basket, serta tinggi gerbang depan sekolah. Gimana sih cara mengukurnya? Ada sebuah cara yang mudah untuk mengukur nih teman-teman, yaitu dengan menggunakan klinometer sederhana. Klinometer adalah alat untuk mengukur sudut kemiringan atau sudut elevasi. Ada yang penasaran bagaimana cara membuat? Bahan serta alat apa saja yang dibutuhkan? Yuk simak tutorial singkat di bawah ini!

Guys, bahan-bahan untuk membuat klinometer adalah busur, sedotan, seutas tali atau benang, serta bahan pemberat seperti batu. Nahh, cara pembuatannya yaitu dengan memasangkan sedotan di bawah busur. Setelah itu, siapkan bahan pemberat seperti batu, lalu ikatkan di tengah busur tersebut. Taraaa, alat pengukur tinggi sebuah objek, klinometer sudah jadiii!!

Lalu bagaimana cara menggunakannya? Caranya sederhana, yaitu dengan melihat objek dari sedotan yang sudah ditempelkan di busur. Setelah itu, bahan pemberat yang dipasangkan pada tali akan mengikuti gravitasi dan tali akan menunjukkan skala derajat yang ditunjuk oleh tali! Mudah, kann penggunaannya??? Sekarang, kita lanjut ke tanggapan kakak-kakak kelas XII!

Kira-kira menurut kakak-kakak kelas XII apakah ujian praktik kali ini sulit? “Menurut saya ujian praktik Matematika cukup mudah bagi teman-teman yang belajar, tetapi akan menjadi sulit bagi yang tidak belajar,” ucap Devon Mazel Wijaya Sumartono kelas XII MIPA 1.

Begitulah perjuangan kakak-kakak kelas XII untuk mencapai kelulusannya. Keren banget, kann??!! Semoga dengan semangat juang yang tinggi, mereka bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Semangat, yaa kakak-kakak kelas XII!!

Jurnalis:

Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1

Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3

Angelique Priscilla Wijaya Kelas XI IPS 3

Foto:

Queenvie Faith Macailey X-2