
Kalian pernah penasaran nggak bagaimana bentuk sel dan jaringan yang sering kita pelajari di dalam buku? Nah, pada minggu kemarin kelas X tepatnya kelas X-1, X-4, X-5, X-6, dan X-7 mengadakan praktikum Pengamatan Mikroskopis pada daun Rhoeo Discolor atau yang sering dikenal sebagai daun Adam Hawa. Penasaran bagaimana hasil pengamatan mereka? Yuk simak ceritanya berikut ini!
Praktikum kali ini dilakukan secara individu, tetapi murid-murid tetap duduk berkelompok dalam satu meja. Sebelum pengamatan dimulai, Ibu Dina Putu Ayu K., S. Pd., sebagai guru Biologi, memberikan penjelasan mengenai bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya.

Bagian-bagian tersebut diperkenalkan satu per satu kepada para murid, agar mereka memahami cara menggunakannya. Mulai dari lensa okuler, lensa objektif, revolver, meja preparat, hingga diafragma. Bu Dina juga mengajari para murid untuk memotong daun Rhoeo discolor dengan benar, hingga mengatur fokus mikroskop agar dapat terlihat dengan jelas. Dengan penjelasan yang sudah disampaikan, murid-murid kelas X menjadi siap dan percaya diri untuk melakukan pengamatan secara mandiri.
Dengan antusias, para murid pun memulai praktikum. Suasana laboratorium yang awalnya hening perlahan-lahan ramai dengan suara decak kagum dan diskusi seru. Setiap siswa sibuk menyiapkan alat dan bahannya. Dengan hati-hati, mereka memotong daun Rhoeo discolor untuk mendapatkan irisan yang sangat tipis. Irisan yang tipis seperti selaput ini sangat penting agar cahaya dari mikroskop dapat menembusnya dengan jelas.
Proses meletakkan preparat di atas meja mikroskop pun dilakukan dengan teliti. Setetes aquades diteteskan di atas kaca benda, lalu irisan daun diletakkan dan ditutup dengan kaca penutup. Saatnya mengintip ke dalam lensa! Mata mereka mulai berbinar-binar saat memutar-mutar revolver untuk menemukan perbesaran yang tepat. Awalnya, mungkin sedikit membingungkan untuk mengatur fokus dengan memutar makrometer dan mikrometer. Namun, setelah beberapa kali mencoba, “Aha!” moment pun datang.

“Awalnya agak susah sih cari fokusnya, tapi pas udah ketemu, wow! Ternyata bentuk selnya memang seperti yang di buku, tapi jauh lebih keren lihat langsung. Jadi lebih paham bagaimana sel-sel itu menyusun jaringan daun,” ujar Christopher Glorious Lie, salah satu murid kelas X5.
Nah, itu dia keseruan kegiatan praktikum Biologi kelas X. Melalui hands-on experience seperti ini, para murid tidak hanya mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Okay SaintPaulers sampai di sini dulu ya keseruan kita! See you in the next artikel!
Jurnalis:
Michelle Kaylyn Nathania kelas X-5
Eleora Leonie Timothy kelas X-5
Foto:
Joshua Budi Hariyanto X-1






