
Konon katanya, kesehatan adalah anugerah yang paling berharga. Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat. Hal itu ada benarnya loh… Masih ada beberapa penyakit yang belum ada vaksinnya dan tidak bisa disembuhkan. Salah satunya kanker. Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa memandang umur dan kelamin. Kanker dengan persentase tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara. Tak hanya perempuan, laki-laki juga bisa kena! Ehhh..?? Daripada ribut sendiri, yuk kita pelajari lebih dalam mengenai kanker payudara!
Pada hari Selasa (07/05/2024), SMAK Santo Paulus mendatangkan komunitas “Love Pink” untuk memberikan sosialisasi kanker payudara kepada murid kelas XI MIPA. Kira-kira mengapa ya kok Bu Dina mencetuskan acara ini?? “Teman saya ada yang meninggal karena kanker payudara. Padahal, sebelumnya kelihatan sehat-sehat saja. Ternyata berbahaya juga ya. Maka dari itu, saya mengadakan seminar ini. Kebetulan saya juga ada kenalan dari perkumpulan kanker payudara,” ujar Bu Dina Putu Ayu K., S.Pd. Ternyata, ada alasan yang jelas ya mengapa acara ini diadakan. Tujuan utamanya yaitu agar kita semua mampu mengenali dan menjaga diri dari kanker, terutama kanker payudara.
Sesuai dengan materi yang akan diberikan, komunitas ini merupakan perkumpulan para penyintas dan survivor kanker payudara, guys! Kerenn! Ketiga orang yang hadir sebagai pembicara dari komunitas tersebut ialah Ibu Dwi Komalawati, Ibu Pranawati, dan Ibu Farida.Sosialisasi ini dilakukan pada jam pelajaran pertama hingga ketiga sebagai ganti dari pembelajaran Biologi di kelas. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk mengingatkan murid tentang betapa berbahayanya kanker.
Kringg.. Bel sekolah berbunyi. Murid-murid kelas XI bergegas menuju aula SMAK Santo Paulus. Acara dimulai dengan sambutan dari guru Biologi kita, Bu Dina Putu Ayu K., S.Pd. yang dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang kanker itu sendiri. Kanker masuk melalui aliran darah yang kemudian bisa tumbuh dalam tubuh manusia. Sstt…setiap orang punya bibit kanker loh! Kanker bisa menyebabkan perubahan sel pada jaringan menjadi abnormal. Seperti yang kita tahu, kanker belum bisa dicegah karena belum ada vaksinnya. Kanker payudara sendiri juga belum diketahui penyebab pastinya.
Bagaimana dengan penyebab dari penyakit kanker? Tentu saja beragam, guys. Ada pola makan yang kurang sehat, rokok, pola hidup, kurangnya olahraga, stress, dan polusi. Faktor-faktor tersebut dapat kita perbaiki supaya kita terhindar dari penyakit ini. Tunggu dulu…ternyata ada pula faktor yang tidak bisa dikendalikan. Contohnya seperti jenis kelamin, riwayat keluarga, menarche dini, dan menopause. Di luar faktor penyebabnya, kita tetap wajib waspada ya! Kita harus mengenali dan menjaga diri kita masing-masing. Karena sebuah penelitian pernah berkata bahwa 60-70% penyintas kanker payudara adalah mereka yang tidak memenuhi faktor penyebab kanker.

Woah..Dag dig dug serr… Berarti kita bisa terkena kanker.. Gimana cara mencegahnya? Tenang, tenang!! Kita bisa hidup berdampingan dengan kanker asalkan kanker tidak meluas ke seluruh tubuh. 27% penyintas kanker bertahan hidup di tahap lanjut kankernya. Kita bisa mencegah penyakit kanker dengan cara deteksi dini dan memahami gejala awalnya. Untuk perempuan, ada beberapa tanda kanker yang bisa dilihat dari perubahan pada payudaranya, seperti puting yang mengeras, perubahan bentuk dan perubahan kulit.
Pemaparan materi telah selesai, cuss lanjut ke sesi tanya jawab! Ibu-Ibu dari komunitas “Love Pink” pun dengan antusias menjawab pertanyaan dari para murid kelas XI. Biasanya kalau bertanya di acara begini bakal dapet sesuatu ngga sih.. Yippie, dapat bingkisan! Senangnya! Kegiatan akhirnya berakhir pada pukul 08.45 pagi.
Ternyata masih ada penyakit yang tidak bisa terhindarkan ya… Kita harus selalu waspada dan menjaga diri kita masing-masing. Jagalah pola hidupmu mumpung masih ada waktu. Jangan sampai terlambat dan akhirnya menyesal di akhir yaa. Selain itu, jangan lupa bahagia guys. Karena bahagia mengalahkan obat yang paling ampuh sekalipun. Akhir kata, semoga kalian semua sehat ya!
Jurnalis:
Jonita Shaquandra Kelas XI MIPA 4
Foto:
Jonita Shaquandra Kelas XI MIPA 4
Hildegardis Raras kelas XI MIPA 3
Rafael Denio Kelas XI MIPA 4







