Menembak Gol untuk Mencapai Goal

Hello SaintPaulers!

Pasti udah pada tahu kan kalo SMAK Santo Paulus punya Tim Futsal! Nah, pada hari Jumat (03/05/2024) diadakan Sparing Futsal di Sekolah Dian Harapan Jember, dengan pendamping Bapak Lukas Prapto A.S., S.Pd. Menurut onefootball.com, sparing merupakan sebuah agenda bertanding yang masih termasuk dalam skala latihan. Sparing futsal kali ini diikuti oleh 14 murid dari Tim Lomba Futsal SMAK Santo Paulus. Kalau kalian sudah membaca web yang sebelum-sebelumnya, sebenarnya SMAK Santo Paulus juga sudah pernah mengadakan sparing loh!

Lalu, Mengapa sih harus ada sparing kalau bisa latihan sendiri? Tentunya, sparing ini memiliki tujuan untuk menjalin persahabatan yang erat antara kedua sekolah dalam sektor olahraga khususnya futsal. Selain itu, sparing juga berguna untuk menambah pengalaman bagi pemain kedua belah pihak sekolah untuk terus mengembangkan skill atau kemampuan yang dimiliki.

Pritt”, suara peluit berbunyi. Kick off dilakukan dan permainan dimulai. Sparing pun berjalan sedemikian waktu, SMAK membentuk kekompakan yang kuat hingga mencetak gol yang cukup banyak. Jeng jeng jeng … Skor akhir yang didapatkan adalah 4-1 dengan 4 poin dari SMAK dan 1 poin dari SDH. Wow.. Hal ini bukan berarti Sekolah Dian Harapan tidak hebat ya. Mereka pun hebat karena dapat melawan tim SMAK karena jumlah tim SDH lebih sedikit dibandingkan tim SMAK.

Tak semua hal berjalan mulus, pasti ada geronjalan kendala dong. Kira-kira apa ya yang mendongkrak kendala itu terjadi?? “Bagi saya, kendala yang paling besar adalah waktu. Karena jadwal latihan rutin futsal seringkali berbenturan dengan jadwal saya yang lain. Akan tetapi, kegiatan latihan rutin tetap diadakan secara konsisten. Sehingga, teman-teman mempersiapkan dengan matang untuk sparing. Dapat dikatakan bahwa, latihan Sparing ini tidak memiliki kendala yang berarti,” ujar Christophorus Raditya X IPA 4.

Selain waktu, ada juga nih kendala lain yang dialami oleh salah satu anggota tim lomba Futsal SMAK. Ia mengungkapkan kendala dan juga motivasinya dalam memenangkan sparing kemarin. “Kalau masalah kendala, menurut saya ada di kurangnya waktu luang dan latihannya cukup sebentar. Selain itu, juga ada beberapa waktu ekstrakurikuler yang ikut terpotong,” tutur Owen Natanael Putra Yoda X MIPA 2.

Untuk motivasinya sendiri, Owen mengungkapkan bahwa ia merasa tertantang dalam menujukkan skill yang telah dilatih, juga ada perasaan tersendiri ketika membayangkan bahwa SMAK dapat mengungguli pada permainan sparing dengan sekolah lain.

Wuish, sparing kali ini selesai juga! Untuk menghadapi sebuah pertandingan, tentu membutuhkan banyak latihan. Bener ngga sih? Berarti, sparing bisa saja dilakukan beberapa kali ya? Seratus!! Bapak Lukas Prapto A.S., S.Pd. mengatakan bahwa ia berencana mengadakan sparing lagi dalam waktu yang dekat. “Saya merencanakan sparing dengan SMAN 2. Minggu-minggu depan ini kalau GOR kosong, mungkin bisa diadakan latihan bersama,” ujarnya.

Setelah diadakannya sparing ini, diharapkan skill murid-murid bisa lebih meningkat dan mereka menjadi lebih siap untuk menghadapi sebuah perlombaan. Ehh, bagaimana kalau belum siap? Tentunya, murid-murid harus memperbanyak latihan. Untuk menambah kemampuan, diperlukan semangat dan kemauan. Supaya semakin semangat, kita juga bisa lohh mengidolakan atlet-atlet yang sudah berhasil masuk di tim nasional. Siapa nihh pemain favorit kalian?

Jurnalis:

Sevira Maria Angelica Putri Kelas X IPS 3

Jonita Shaquandra Kelas XI MIPA 4

Graciel Thea Hariyono Kelas X MIPA 2

Foto:

Christophorus Raditya Herliano Kelas X MIPA 4