Lingkaran Biasa? Nope, Ini Kunci Musik!

Halo, SaintPaulers! Kalian pernah dengar tentang Circle of Fifths? Eits, jangan bayangkan ini cuma lingkaran biasa ya! Ternyata para murid kelas XI menggambar circle of fifths sebagai tugas seni budaya mereka. Dengan dampingan dari Bapak Leopoldus Libero Baon, S.P., para murid berkreasi melalui selembar kertas. Eitss tunggu dulu, apa itu circle of fifths? Yuk kita simak!!

Ternyata lingkaran ini tidak hanya sekedar lingkaran biasa. Circle of Fifths atau lingkaran kuint adalah sebuah diagram yang digunakan dalam teori musik untuk memahami hubungan antara berbagai tangga nada dan akor. Diagram ini membantu para musisi dalam menentukan nada dasar, menemukan akor yang harmonis, serta memahami progresi akor dalam sebuah lagu.

“Circle of fifths berguna untuk mempermudah musisi atau komposer lagu dalam menentukan nada dasar,” sahut Pak Ibe.

Seru juga ya tugasnya! Eits tidak segampang itu! Walau tugasnya terlihat menyenangkan namun tidak semua murid mendapat nilai sempurna. Tugas ini juga melatih murid untuk berpikir kreatif dalam menggambar dan mewarnai di kertas gambar berukuran A3. Nahh, dari kertas itulah pak Ibe menilai gambar serta kombinasi warna yang menarik. 🎨🎼✨

Menariknya lagi, tugas ini tidak hanya sekadar menggambar, tetapi juga memberikan wawasan lebih luas tentang musik bagi para murid. Dengan memahami Circle of Fifths, mereka bisa lebih mudah memahami teori musik dan menerapkannya saat bermain alat musik atau menyusun lagu sendiri. Beberapa murid bahkan merasa bahwa tugas ini memberikan pengalaman baru dalam memahami bagaimana nada saling berhubungan satu sama lain.

Tidak hanya berguna bagi mereka yang ingin menjadi musisi, Circle of Fifths juga bermanfaat dalam berbagai aspek seni lainnya, seperti komposisi musik, aransemen lagu, bahkan dalam bidang sound design.

Dengan tugas ini, SMA Katolik Santo Paulus Jember tidak hanya membekali murid dengan kreativitas seni, tetapi juga memperkaya pemahaman mereka tentang teori musik. Siapa tahu, dari tugas sederhana ini ada yang kelak menjadi musisi berbakat!

Nah, penugasan circle of fifth ini berlangsung selama tiga kali pertemuan ya guyss. So, kita punya banyak waktu nih buat bekerja sekreatif mungkin! Full color deh pokoknya. Paket lengkap banget ya kegiatan kita kali ini. Belajar tentang nada dan juga sekaligus menggambar! Hasilnya juga banyak yang tak mengecewakan. Mantap-mantap polll deh klen!

Jadi gimana sih caranya membuat circle of fifths? Jadi, awal mulanya kita harus menggambar lingkaran yang besar dengan lingkaran lain di dalamnya. Kemudian, kita boleh melihat internet untuk panduan kunci-kunci nada berikutnya. Agar circle of fifths bisa mendapatkan nilai yang maksimal, tentu saja harus diberi warna agar lebih menarik dong! Pak Ibe menuntut murid-muridnya untuk menjadi anak-anak yang kreatif. Maka dari itu, Pak Ibe mewajibkan satu lembar kertas A3 itu full of color! warna-warni seperti hatiku, hehe.

Kita tanya yuk gimana kesan pesan mengerjakan tugas ini? “Tugasnya menyenangkan tapi juga ada saatnya yangmembuat stress. Menyenangkannya itu bisa mewarnai sesuai dengan kekreatifan kita tapi karena warnanya harus full jadi pusing harus diwarnai gimana lagi. Untungnya dikasih waktu banyak sama Pak Ibe jadi bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” ucap Cyrilla Levina Kuswanto.

Gimana nih circle of fifth kita kali ini? Terdengar seru banget yaaa. Selain bekerja, kita bisa mengasah ide kreatif yang tak pernah terpikirkan sebelumnya yaa. Good works and see you again SaintPaulerss!

Jurnalis:

Patricia Danella Damayanti Kelas XI IPS 2

Robbi Fadli Ari Seto Kelas XI MIPA 2

Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3

Charlie Monica Liadi Kelas XI MIPA 2

Foto: Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1