
~Tajam pisau karena diasah~
Apakah kalian pernah mendengar pepatah tersebut? Artinya, seseorang akan menjadi pandai jika mereka tekun. Eh, ternyata ungkapan tersebut nggak cuma relate pada kepandaian lho, namun juga pada karakter seseorang. Sikap baik harus diasah supaya bisa menjadi fondasi yang kuat dalam berkarakter. Ngomong-ngomong tentang karakter, SMA Katolik Santo Paulus baru saja kedatangan tamu spesial untuk mengikuti birontal mengenai pendidikan karakter nih. Ada yang bisa tebak? Duh duh, tidak usah berlama-lama, mari kita sambut, SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso!
Pada hari Jumat (11/10/2024) siang, aula SMA Katolik Santo Paulus sudah dipadati oleh kumpulan manusia berbaju biru. Whoopss, ternyata mereka adalah murid-murid kelas VIII dari SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso! Jauh-jauh dari Bondowoso lho… Siang itu, mereka akan mengikuti bimbingan rohani dan mental yang memiliki tema besar “Menjadi Cahaya Masa Depan dengan Pengembangan Karakter Baik untuk Hidup yang Bermanfaat”. Judulnya cukup panjang kali lebar ya😵💫 Murid-murid ini akan mengikuti birontal selama dua hari hingga hari Sabtu (12/10/2024).

Tau gak sih, ternyata ini bukan pertama kalinya SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso mempercayakan SMA Katolik Santo Paulus sebagai tempat untuk pendidikan karakter murid-muridnya lho. Sudah 4 tahun berturut-turut mereka bekerja sama, namun sempat terhalang oleh pandemi Covid-19.
“SMA Katolik Santo Paulus merupakan mitra bagi sekolah ini. Jadi memang setiap tahunnya mereka datang ke sini untuk mengikuti birontal. Kadang, SMP Katolik Indra Prastha mengikuti birontal bebarengan juga dengan SMP Katolik Santo Elias Situbondo,” jelas Bruder Yohanes Suparno, S.Pd. Acara ini dilaksanakan pula sebagai pelengkap P5 murid-murid kelas VIII. “Selain mengembangkan karakter murid, kegiatan ini juga mengisi kegiatan P5 mereka,” Bruder Yohanes Suparno, S.Pd. kembali memaparkan.

Penasaran deh, apa yaa yang membuat sekolah kita selalu dipercayakan untuk mendidik murid-murid sekolah SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso ini? “Kita bekerja sama dengan Santo Paulus sendiri sudah lama. Selain itu, kelas VIII ini menurut kami fase yang tepat untuk anak-anak mulai mempersiapkan pendidikan mereka selanjutnya di tingkat SMA. Sehingga, dari kegiatan ini, kami yakin SMA Katolik Santo Paulus Jember juga bisa menjadi gambaran bagi setiap murid untuk sekolah yang akan mereka tuju di SMA nanti,” ujar Bapak Agung Ambari, S. Ag. selaku guru Agama dan PPKn di SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso.
Hari pertama dibuka dengan sambutan dari pihak SMP Katolik Indra Prastha dan SMA Katolik Santo Paulus. “Kami berharap dua tahun ke depan murid-murid kami ini bisa menjadi calon murid yang baik untuk Santo Paulus”, sahut Bapak Agung Ambari, S.Ag. dalam sambutannya. Tak kalah, Bruder Yohanes memberi semangat pada murid-murid dalam pidatonya. “Jika kita mau berproses, maka hasilnya akan baik”.

Cus, tak usah berlama-lama, kita masuk dalam kegiatan hari pertama!! Supaya tidak tegang, kegiatan diawali dengan ice breaking. Wihh … Sorakan-sorakan murid Indra Prastha terdengar jelas! Kegiatan selanjutnya diisi dengan pemberian materi oleh Ibu Valeri Shinta Adi K., S.Pd. Masih dengan semangat membara, murid-murid membalas salam dari Ibu Valeri dengan kompak. “Selamat.. Sore, sore, sore, yes! Berkah dalem!” Materi pertama membahas mengenai Pendidikan Berkarakter. Sesuai dengan tema hari ini ya. Supaya tidak bosan, materi masih diisi dengan berbagai tepuk lho!
Lanjutt… Materi kedua diisi oleh Romo Thomas Onggo S., S.Fil., M.Fil. Materi kali ini masih berkaitan dengan materi pertama nih. “Apakah kalian tahu arti Per Disciplinan ad Astra?” Romo membuka presentasinya dengan sebuah pertanyaan. Eh, sekalian promosi tipis-tipis deh. Romo tak lupa menayangkan video profil SMA Katolik Santo Paulus.

Fyuh… waktu sudah menunjukkan pukul 18.45. Saatnya makan ga sih. Wait, wait, masih ada sebuah gim lagi! Kali ini, permainannya dilakukan secara outdoor. Murid-murid diajak berbaris dan cepat-cepatan mengambil balok di ujung gerbang sekolah. Gimsudah usai, waktunya makan!! Murid-murid segera menyerbu kantin sekolah dan menikmati makan malamnya. Hari pertama ditutup dengan bersih diri, doa, dan istirahat malam.
Kukuruyuk…Wahh ayam-ayam SMAK udah bunyi nihh, saatnya hari kedua dimulai!! Fun fact! Hari kedua ini merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para murid lho. “Emangnya apa yang spesial sihh?” Nah, setelah mendapat banyak wawasan berupa teori di hari pertama, mereka akan mendapat wawasan berupa praktik di hari kedua, nihh. Eitss, praktik yang dimaksud bukan sembarang praktik yaa dek yaa. Tentunya yang bikin seru karena mereka mendapat full day bermain games bersama kakak-kakak OSIS SMA Katolik Santo Paulus Jember. Hmm… daripada lama-lama, langsung saja kita bahas keseruan di hari kedua, CEKIDOT!
“Barudak well…Siuu…” Suara apa tuhh, semangat banget nih pagi-pagi. Wahh, ternyata itu para murid-murid SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso yang menampilkan yel-yel mereka. Kreatif dan unik-unik kan gengs! Nah, setelah perform yel-yel dari masing-masing kelompok, mereka langsung menuju ke lima pos dengan games seru yang berbeda. Masing-masing pos akan diisi dengan dua kelompok yang akan bertanding untuk memenangkan games. “Hmm…emang seseru apa sih gamesnya?”

Pertama, terdapat pos yang berisi permainan estafet memindahkan bola, nah bagian yang challenging bagi kelompok yang bermain, yaitu mereka harus memindahkan bola dengan sumpit. “Ah sumpit kan gampang” Nope, ternyata ga segampang itu loh guys!
“Menurutku gim yang paling berkesan sih sumpit bola, karena greget-nya dapet!” kata Callista Weylsah Valerie sebagai ketua kelompok yang memenangkan outbond.
Waitt… gim ga berhenti sampai di situ aja dong. Pos selanjutnya ada tebak gerakan, kemudian juga pos dengan game mengoper bola dengan menggunakan balon. Wah, pastinya di situ level kesabaran dari anggota kelompok diuji abiezz yaa. Serunya lagi, ada pos yang bikin badan segar di tengah teriknya matahari nih. Yup! Di sini sekelompok disambut dengan permainan pipa bocor. Nah, outbond yang ga kalah seru juga ditemukan di pos lapangan hijau SMAK yang berisi permainan mencari bola pingpong dengan penutup mata. “Kalo tutup mata, gimana cara nyarinya dong?” Eitss…tenang, ada suara hewan dari salah satu anggota kelompok. Hehehe…

Woww! Seru sekali yaa guys. Dari setiap gim, pastinya memiliki maknanya masing-masing. Secara keseluruhan, setiap anak diajarkan untuk bisa problem solving dengan strategi bersama, melatih kerja sama dan koordinasi yang baik, serta kepercayaan pada masing-masing tim.
“Sendirian, kita hanya dapat melakukan sedikit hal; bersama-sama, kita dapat melakukan banyak hal”. – Helen Keller
Selamat berproses dalam mengambangkan karakter baik dan menjadi cahaya bagi masa depan bangsa, adik-adik kelas 8 SMP Katolik Indra Prastha Bondowoso!
Till next time, guys!🙌🏻
Jurnalis:
Jonita Shaquandra Kelas XII MIPA 4
Sherly Octavia Pangestu Kelas XI IPS 3
Foto:
Sesilia Atyantika Kelas X-3
Queenvie Faith Macailey Kelas X-2
Jonita Shaquandra Kelas XII MIPA 4
Sherly Octavia Pangestu Kelas XI IPS 3







