
Akhir pekan pada ngapain? Rebahan? Ih, gak zaman, bolo! Minimal akhir pekan itu jalan-jalan, lah. Kalau bisa jalan-jalan sambil memetik pengalaman, kenapa tidak, ya ‘kan?
Di akhir pekan ketiga dalam bulan November ini, para pengurus OSIS bersama dengan para pembina pergi live in ke Panti Asuhan Regina Pacis, Kedungrejo, Lumajang mulai hari Jumat (17/11/2023) hingga Minggu (19/11/2023). Acara ini merupakan salah satu program kerja dari Departemen Sosial OSIS. Wah, asyik juga ya, tiga hari di panti asuhan. Udah pada penasaran, belum, dengan kisah mereka selama di sana? Baca artikel berikut sampai habis, yaa!

Para pemimpin ini berdua puluh sembilan ditambah dengan sebelas pendamping berangkat pukul 14.30 WIB dan tiba pukul 16.30 WIB. Sesampainya di sana, mereka berkeliling sambil menunggu tuan rumah datang. Saat anak-anak panti sudah kembali, mereka memulai kegiatan yang mereka rancang. Agenda pertama di sore itu adalah sesi perkenalan, di mana para pengurus OSIS maupun guru pendamping memperkenalkan diri satu per satu. Sesi ini juga dilanjutkan dengan penyerahan para pengurus OSIS kepada pihak panti asuhan selama live in berlangsung. Sambil berkenalan secara pribadi, mereka mulai membaur di jam makan malam. Meski makan malam pada hari itu sangat sederhana, mereka semua makan dengan penuh syukur dan bahagia.
Hari kedua adalah satu-satunya hari yang mereka habiskan sepenuhnya di tempat itu. Keunikan dari hari kedua ini adalah suster dan teman-teman dari Regina Pacis memasukkan daftar nama pengurus OSIS ke pembagian tugas piket mereka: ada yang bertugas mencabuti rumput, tugas dapur, membersihkan Goa Maria, mengarit, hingga membersihkan kandang babi, sapi, dan kambing. Walau belum pernah memiliki pengalaman yang cukup, remaja-remaja kota ini mau belajar mengerjakan tugasnya dengan baik dan tuntas. Malam kedua ini dilengkapi dengan rangkaian pentas seni yang telah dipersiapkan oleh masing-masing kelompok yang terdiri atas pengurus OSIS dan anak Regina Pacis. Pentas seni ini berlangsung dengan meriah berkat penampilan yang menghibur dari delapan kelompok. Ada yang menampilkan tarian, drama, hingga nyanyian.

Udah hari terakhir aja?! Sementara di hari sebelumnya mereka diwajibkan untuk bangun pagi pukul 04.30 WIB, pada hari terakhir ini mereka dibebaskan untuk bangun pagi pukul 05.30. Asyiik. Penutupan rangkaian acara tiga hari dua malam ini yakni Misa Minggu yang dipimpin oleh Romo Atanasius Mariyanto Eka, O.Carm. Seusai Misa, mereka berbagi pengalaman dan kesan selama live in. Kesan dari pihak Santo Paulus maupun Regina Pacis positif. “Kami bersyukur bisa belajar banyak selama di live in ini, dan pengalaman yang kami dapatkan tidak bisa didapatkan di sekolah atau di tempat lain,” ucap Evelyn Aurelia kelas XI MIPA 1. “Yang saya sukai dari anak-anak Santo Paulus ini mereka sopan-sopan dan mau belajar,” ujar Aldo, salah satu anak dari Regina Pacis.
Itulah kisah pengurus OSIS di penghujung semester ini, teman-teman. Di atas itu semua, terima kasih, Regina Pacis, atas pengalaman dan pelajaran hidup yang berharga ini. Sampai jumpa di lain waktu, ya!
Jurnalis:
Cheerly Tannia Hartono kelas XII MIPA 1/4/11858
Foto:
Cheerly Tannia Hartono kelas XII MIPA 1/4/11858
Hillary Tannara Suryasamudra kelas XII IPS 3/09/11907
Dokumentasi Panitia







