
Hai hai haii SaintPaulers! Bagaimana nih kabarnya? Semoga sehat dan bahagia selalu yaa.
Membahas bahagia nih, negara kita sedang dipeluk hangat dengan kebahagian. Iya, bahagia karena lagi berulang tahun ke-79. Wah hebat yaa. Selama 79 tahun, kita mampu menjaga kerukunan dan persatuan lho! Yuk beri tepuk tangan yang meriah.
Untuk memeriahkan HUT ke-79 Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jumat (16/08/2024) SMAK Santo Paulus Jember mengadakan aneka perlombaan. Pastinya perlombaan yang inovatif, bikin greget, dan dijamintidak ada di tempat lain guyss. Sini-sini aku spill!
Pengurus OSIS menyelenggarakan Karnaval Revolusioner. Tema yang diangkat dari kegiatan Karnaval Revolusioner adalah “Bangkitnya Semangat Berjuang Para Pemuda Indonesia”. Ini merupakan tema yang dipilih oleh departemen olahraga OSIS SMA Katolik Santo Paulus.

“Tema tersebut memiliki makna bahwa kita harus membangkitkan semangat juang para pemuda Indonesia selayaknya para pahlawan Indonesia yang telah memerdekakan Indonesia,” ucap Nathanael Kevin Jerome Diyonel kelas XII MIPA 4 selaku ketua panitia kegiatan Karnaval Revolusioner.
The classic one, tarik tambang. Siapa sih yang bisa lupa sama lomba tarik tambang saat acara 17-an? Tentunya, sudah menjadi hal yang umum bila perlombaan tarik tambang diadakan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia yaa… Lomba tarik tambang di SMAK Santo Paulus juga tak kalah meriah lohh… Gimana nggak?? Setelah rangkaian lomba tarik tambang untuk para murid usai, para guru juga mengikuti fun match tarik tambang untuk melawan para murid. “Tarik Pak! Tarik Bu!”. Kata-kata itu kerap muncul dari para murid untuk memberi semangat pada Bapak dan Ibu guru. Fun match guru melawan murid berlangsung sengit dan berakhir untuk kemenangan 2-1 guru atas murid. Selamat!!
Yups benar sekali, the next one, lomba balap karung plus menghitung operasi matematika. Hayoloh, kebayang ga sih susahnya. Langsung saja kita tanyakan pada peserta lomba balap karung.
“Pastinya seru karena bisa melawan kelas lain dan bermain bersama teman-teman. Kemudian, lomba balap karungnya sangat menantang karena ada soal matematika dan harus cepet-cepetan,” ucap Stanislav Kenzie H. XI MIPA 3.
Perlombaan ini terdiri atas tiga babak yaitu babak penyisihan, babak semifinal dan babak final. Teknisnya, setiap kelas diwakili oleh dua orang peserta. Kedua peserta ini mengenakan karung. Kemudian, peserta pertama harus melompat menuju pos pertama lalu mengelilingi pos pertama. Pada pos pertama, ia mengerjakan sepuluh soal operasi matematika. Jika sudah, kertas soal dibawa dan peserta melanjutkan perjalanannya. “Pritt..” Peluit kembali dibunyikan, artinya peserta kedua boleh menunjukan aksinya. Mereka harus melompat hingga pos dua dan mengerjakan soal-soal operasi Matematika. Awalnya sih mudah yaa, penjumlahan dan pengurangan ehh waktu final jangan harap deh. Kedengarannya soal-soal final adalah perkalian dalam ribuan lho!!
Perayaan HUT ke-79 kemarin ada makan-makan nggak? Jangan salah ya dek yaa, perlombaan legendaris selalu hadir kok. Siapa lagi kalau bukan makan kerupuk! Tapi bukan sembarang makan kerupuk lho guys. Di babak final, mereka tak lagi hanya menyantap krupuk saja tapi juga ditambah dengan nasi padang. Setiap kelas diwakili oleh satu peserta. Para peserta pun berbaris dan mulai menyabet kerupuk yang ada di atas kepala mereka. “Makan! Makan!”. Teriakan tersebut tentu memberi semangat bagi peserta yang sedang berjuang mati-matian untuk memenangkan lomba.

Last but not least, lomba voli pantai. Nah, voli pantai kali ini berbeda sama voli pantai biasanya lhoo. Para OSIS memberikan challenge dengan membesarkan bola berkali-kali lipat. Rupanya, ukuran bola yang digunakan mencapai diameter enam puluh centimeter. Ukuran tersebut mirip dengan bola yang digunakan di gimnasium. Ternyata, permainan ini seru juga lhoo!!!

Itu dia aneka perlombaan 17-an. Ehh 16-an anak-anak SaintPaul!! Seru dan menarik bukan? Kapan lagi bersenang-senang namun menguras pikiran juga hehehe. Kira-kira tahun depan se-aneh apa yaa lombanya? Apakah tarik tambang sambil menghitung momentumnya atau bahkan makan kerupuk sambil membuktikan fase terdispersi koloid? Ada yang bisa tebak ga guys?? Hmm, sudah-sudah tunggu saja inovasi satu tahun ke depan ya teman-teman. Byee!!
Jurnalis:
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA 1
Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1
Asher Yedijah Kelas XII MIPA 1
Foto:
Kayren Lie Sasongko Kelas X 6
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA 1
Yohanes Emanuel Prasetya P. Kelas XI IPS 3







