
Eyyoww SaintPaulers!
Welcome back to another article! Kali ini kita punya cerita lain seputar ujian praktik spesial lohh! Yuk, kita cari tahu tentang ujian praktik agama yang ada di sekolah kami! Meski SMA Katolik Santo Paulus merupakan sekolah Katolik tapi jangan salah yaa, sekolah kami juga sangat menghargai setiap agama yang ada di Indonesia. Nah, ini bisa dilihat dari ujian praktik yang harus dilalui oleh murid kelas XII. Kira-kira bagaimana yaa proses ujian praktik kali ini? Let’s go and find out!

Ujian Praktik Agama dimulai pada Rabu (26/02/2025). Yang pertama kali mendapatkan kehormatan untuk menjalankan ujian praktik yaitu murid yang beragama Konghucu. Berapa orang ya yang ikut praktik ini? Kebetulan jumlah murid yang beragama Konghucu hanya satu orang. Layaknya ibadah biasa, murid yang bersangkutan berdoa dengan membakar dupa dan melakukan ritual khas mereka. Nah, gak ketinggalan juga, Koko baik hati ini juga menyiapkan sarana prasarana untuk melengkapi altarnya. Hmm, sebelum itu kira-kira bagaimana ya persiapan uprak agama ini?
“Pertama-tama, saya membuat proposal dan mempersiapkan alat serta bahan. Setelah itu, saya mempelajari tata langkah ibadah sesuai proposal. Kebetulan saya beragama Konghucu, jadi ya buatnya proposal agama Konghucu,” ucap Ricky Santoso kelas XII IPS 2.

Nah, kegiatan uprak Agama ini tentu saja tidak bisa selesai dalam satu hari ya, guys. Oleh karena itu, pada Kamis, (27/02/2025) kemarin, ganti murid kelas 12 IPS 3 lah yang menjalankan uprak Agama. Secara teknisnya, mereka menjalankan ujian praktik dengan jadwal yang berbeda. Murid yang beragama Katolik melakukan uprak Misa di kapel pukul 08.45 WIB. Murid yang beragama Kristen melakukan ibadah di ruang band pukul 10.30 WIB. Nah, di loter terakhir pukul 13.00 WIB, murid beragama Buddha lah yang melakukan uprak. Wahh, ujian seperti ini kelihatannya mudah gaa sihh? Kira-kira ada tantangannya ga ya?

“Puji Tuhan tadi tuntas. Mungkin ada sedikit halangan yaitu kurang chemistry dan kurang lancar. Untuk adik kelas, saya berpesan agar saat nanti duduk kelas XII, kalian dapat maksimalkan persiapan dan latihannya,” ucap Farrel Sebastian Liang kelas XII IPS 3.
Nah, itu dia gambaran singkat kisah Uprak Mapel Agama. Tentu saja masih ada agama lain yang belum kita bahas nihh. Stay tuned di majalah First yaa! Okayy, untuk menutup artikel, kata-kata hari ini dong: “Sabbe satta bhavantu sukhitatta (semoga semua makhluk hidup berbahagia = asal dari bahasa Pali).
Jangan lupa bahagia, guyss! Sampai jumpa di artikel yang berikutnya ya. Byeee …
Jurnalis:
Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1
Immanuel Revo Tanus Kelas XI MIPA 1
Foto:
Queenvie Faith Macailey Kelas X-2
Dayvin Hubert S. L. Kelas X MIPA 3






