Goresan Hati di Atas Kertas

Selepas seharian menuntut ilmu di sekolah, kini sejenak me-refresh otak yang sedang penat. Bagaimana caranya? Sini-sini, kita bakal lihat keseruan menoreh goresan hati di atas kertas. Apaan tuh?

Cat air, pensil warna dan krayon tak hanya mampu memberi warna di atas kertas, namun juga dapat membuat hari-harimu berwarna lho. Eeehhh kok bisa?? Bisa dong!! Tentu saja ini terkait dengan salah satu ekstra di sekolah kita yaa. Ekstra apa tuu?? Setiap hari Selasa, pukul 15.00 ada ekstrakulikuler Dinamika Rupa. Nah, ekstrakulikuler ini cocok banget bagi kalian yang menggandrungi dunia seni rupa. Kalian akan mempelajari  berbagai teknik menggambar, melukis, mewarnai! Jadi, dijamin kalian nggak akan bosan!!.

Setelah ditelisik lebih dalam, ternyata murid SMAK Santo Paulus punya style art yang berbeda-beda, lohh. Mereka menggores tinta dengan caranya masing-masing. Nah, ini nih yang membuat kegiatan ekstra ini semakin unik dan menarik. Walau harus mempelajari teknik menggambar, mereka punya cara tersendiri untuk mengimplementasikannya.

Ternyata, mempelajari dinamika rupa tidak sebatas menggambar, guys. Dalam ekstrakurikuler ini, murid-murid juga akan mendapatkan berbagai teori yang mendasari sebuah seni rupa. Jadi, kalian tidak akan bingung harus mulai dari mana untuk belajar membuat lukisan nih. Salah satu teori yang diberikan adalah mengenai dinamika dari seni itu sendiri. Karena perkembangannya yang selalu dinamis, seni akan berubah mengikuti perkembangan zaman yang ada.

Ngomong-ngomong tentang perkembangan lukisan, di era modern ini kita bisa membuat sebuah digital art lohh. Digital art merupakan gambar yang dibuat di software yang memiliki nilai seni. Jangan disamakan dengan ai drawing lohhh. Ada kerja keras yang dibutuhkan untuk membuat sebuah digital art, berbeda dengan hasil buatan ai yang cap cip cup langsung jadi. Kalau mau belajar menggambar, mending digital art atau manual dulu ya? Hmm, sebenarnya tidak apa jika mau langsung belajar digital art. Tapi, lebih baik dari manual dulu, karena dasar-dasarnya ada di sana,” kata Bapak Okki Dwi.

Gimana gimana..? Apakah kalian tertarik untuk me-refresh otak bersama kaum-kaum penyuka seni ini? Yukk..yuk kita dukung ekstrakurikuler yang ada di sekolah kita tercinta SMAK Santo Paulus ini. Sayang sekali lohh kalau sampai satu persatu ekstrakurikuler yang ada ditinggalkan hingga tak tampak lagi batang hidungnya.

Apa pun pilihan ekstrakurikuler kalian pastinya akan bermanfaat bagi pengembangan diri kalian. Yup, karena pembelajaran itu tak hanya didapatkan dari pembelajaran formal dalam kelas. So, jangan lupa untuk selalu mencoba hal baru guys. See you!

Jurnalis:

Sevira Maria Angelica Putri Kelas X IPS 3

Jonita Shaquandra X MIPA 4

Foto:

Sevira Maria Angelica Putri Kelas X IPS 3