Ekaristi Membuat Berbakti

Hellooo! Hampir dua bulan tak berjumpa dalam Katolisitas ya. Rasanya rindu sekali! Untung saja pada hari Jumat (09/08/2024), ada misa pembukaan pelajaran Katolisitas dan sekaligus pembukaan awal bulan. Wah lega rasanya, setidaknya rindu ini terobati perlahan demi perlahan.

Tentunya, ga lengkap dongg jikalau Katolisitas tidak dibuka oleh misa. Nahh, misa pembukaan katolisitas ini juga memperingati hari Santa Theresia Benedikta dari Salib, Perawan dan Martir.

Ekaristi pada hari Jumat kemarin dipimpin oleh Romo Kristoporus Rawi, O.Carm. Jubah yang dikenakan Romo Kristo berwarna merah! Sangat menyala dan membara! Seperti semangat berapi-api dari kelas X hingga XII yang antusias melaksanakan Ekaristi pada hari ini.  Eitsss, walaupun antusias jangan lupakan laporan ibadah yaa guys!

“Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, tentu ada syarat,” ucap Romo Kristo. Dalam khotbahnya. Romo Kristo menggunakan contoh orang yang berpacaran. Sang perempuan mengatakan, “Kalau kau benar-benar mencintai saya, kamu diharapkan ingat angka satu sampai lima. Ingat angka satu, sebab kita selalu menyatu. Ingat angka dua, supaya kamu tidak mendua. Ingat angka tiga, supaya tidak boleh ada orang ketiga. Ingat angka empat, pastikan di hatimu hanya aku di tempat. Dan ingat angka lima, karena kamu telah menjadi panglima.” Wihh boleh juga contohnya nihh! Diingat-ingat ya kalian yang sudah berpacaran.

Nah, orientasi yang dipaparkan oleh Romo kita tercinta ini tentu saja ada kaitannya dengan salah satu kutipan dari bacaan Injil Matius 16:24 “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” Menyangkal diri artinya kita bersedia untuk meninggalkan segala sesuatu yang menjadi kenikmatan kita. Yesus mengajak kita untuk memikul salib, artinya kita siap berkorban, siap menderita untuk Tuhan.

Dengan begitu, sebagai pelajar Katolik, kita bisa aktif di gereja dan menyempatkan waktu kita melayani Tuhan. Yang ketiga adalah kita mengikuti Tuhan, kita berjalan bersama Tuhan menjadi murid-Nya. Refleksi yang indah sekali untuk mengawali pelajaran Katolisitas dan awal bulan. Semoga khotbah ini dapat direnungkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yaa.

Misa pembukaan Katoliksitas pada kali ini juga merupakan momen refleksi bagi semua murid untuk mengawali tahun ajaran baru dengan penuh Iman di setiap komunitasnya. Semoga semua umat beriman Katolik bisa bertumbuh dalam Iman Gereja Katolik yaa!! Sampai jumpa di Katoliksitas minggu depan, sobat!! Yeayy! Kelas Katolisitas baru, pendamping baru. Jadi nggak sabar deh masuk kelas Katolisitas yang baru.

Jurnalis :

Sevira Maria Angelica Putri Kelas XI IPS 1

Richelle Valerie Kelas XI MIPA

Charlie Monica Liadi Kelas XI MIPA 2

Foto:

Sesilia Atyantika X3

Richelle Valerie Kelas XI MIPA