Di Balik Kolam SMAK Santo Paulus

Pada tengah lapangan SMAK Santo Paulus Jember, tampak  sebuah oasis kecil yang tidak hanya menyejukkan mata tetapi juga menyimpan kisah menarik dan penuh keajaiban. Kolam ikan yang menjadi pusat perhatian ini memiliki daya tarik unik dan menarik.

Tau nggak kalian kalau kolam kita menjadi habitat beberapa jenis ikan? Ini beneran lho, guys. Tapi apakah kalian tahu bahwa ada empat jenis ikan di dalam kolam Santo Paulus? Jenis ikan tersebut terdiri atas Red devil, Patin, Nila, dan lele. Sangat bervariasi bukan?

Selain ada ikan, di sana, kita kita juga dapat menemukan patung Santo Paulus yang berdiri gagah di tengah-tengahnya. Patung itu tentu saja bukan hanya sekadar hiasan melainkan juga simbol dedikasi dan inspirasi bagi seluruh aktivitas sekolah. Patung Santo Paulus yang berdiri tegak di tengah kolam mencerminkan semangat keberanian, ketekunan, dan pengabdian. Dengan begitu, kita semua diharapkan dapat meneladani sikap-sikap tersebut.

Selain menjadi tempat yang menyegarkan mata dan menenangkan jiwa, area kolam ini juga berfungsi sebagai pusat kebersamaan, di mana murid-murid dapat berkumpul, belajar, dan berbagi cerita. Menyatu dengan alam sekitar dan semangat Santo Paulus, kolam ini menjadi ikon unik yang memperkuat identitas dan nilai-nilai luhur SMAK Santo Paulus Jember.

Patung Santo Paulus di kolam ini bukan sekadar hiasan. Dengan latar belakang sejarah dan makna mendalam, patung ini telah menjadi simbol inspirasi dan ketenangan bagi para murid SMAK Santo Paulus. Usianya yang sangat tua (sekitar 20 tahun) juga membuat patung ini memiliki sejarah yang lebih mendalam.

“Saat Romo masuk SMAK Santo Paulus, patung beserta kolam ikan sudah ada yang berarti patung tersebut kemungkinan telah berusia lebih dari 20 tahun,” ucap Thomas Onggo S., S.Fil., M.Fil. selaku Waka Sarana dan Prasarana SMAK Santo Paulus.

Bahkan, patung ini lebih tua daripada kalian lho! Wah, sangat tua sekali bukan? Dengan memiliki umur yang sangat panjang, tentunya ada faktor-faktor yang dapat merusak kelestarian patung dan kolam ikan tersebut bila tidak diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu, marilah kita  menjaga dan merawatnya sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat pendidikan yang telah tertanam di sekolah kita!

Jurnalis:

Robbi Fadli Ari Seto Kelas X MIPA 4

Immanuel Revo Tanus Kelas X MIPA 4

Foto:

Robbi Fadli Ari Seto Kelas X MIPA 4

Immanuel Revo Tanus Kelas X MIPA 4

Fransiscus Xaverius Darren Lie Kelas X MIPA 3