
Ga kerasaaa ya sobat sudah hari kedua kita memasuki hari sekolah, kira-kira ada yang sudah tahu ga yaa kalo murid-murid SMAK Santo Paulus ini super kreatif dalam menciptakan momen yang tak bakal terlupa?
Hayo, ada yang tau gak nih acara apaan? YUPPP!! ACARA TUKAR KADO ANTAR TEMAN SEKELAS!!!!
WAWWW!! Kedengarannya seru banget ya guys! Apalagi vibesnya nataru begini. Tapi ada yang tau ga nih siapa pencetus ide ini???? Ada yang tau kapan? Atau di kelas siapa gitu? Nah, maka dari itu, mari kita bahas disini!
So, LADIES AND GENTLEMEN, kenalin, Bapak Gilang Kurniawan, S.Pd. sebagai pencetus ide tukar kado antar teman sekelas! Jadi, seperti yang sudah kita ketahui, pada hari Kamis, 4 Januari 2024 kemarin, murid SMAK Santo Paulus sudah mulai berkegiatan sebagaimana mestinya. Namun, jangan salah ya, hari Kamis kemarin ada yang special lho! Hal yang menjadi salah satu dari pengalaman berkesan pada awal tahun 2024 di hati beberapa murid. Dikarenakan sekolah juga dianggap sebagai rumah kedua bagi sebagian murid, jadi tak jarang saat merayakan natal dan tahun baru para murid bertukar kado dengan guru dan teman sebaya sebagai kenang-kenangan. Sebagaimana yang dialami oleh kelas XI IPS 1!
Seperti yang udah kita singgung di atas, ada acara tukar kado loh di salah satu kelas. Tepatnya di kelas XI IPS 1. Iya, yang wali kelasnya Pak Gilang. Mana nich Pak Gilang lovers??? ???

Jadi guys, ide tukar kado ini adalah ide dari Bapak Gilang Kurniawan, S.Pd. sendiri. Sebenarnya sih ide ini seharusnya dilakukan saat akhir semester satu namun sayangnya beliau lupa. Maka dari itu, acara tukar kado dilaksanakan pada Kamis kemarin.
“Kalau ide sih, ide saya. Rencana awalnya seharusnya saat akhir semester satu. Namun, berhubung saya lupa dan ditagih oleh murid-murid, jadinya waktu sehari setelah masuk sekolah baru bisa terlaksana. Itung-itung sebagai selebrasi Natal karena vibesnya masih terasa dan baru terjadi.”
Nah, walaupun ini acara non-formal, tetap ada ketentuan/sistem yang mengatur. Untuk kali ini kado harusnya berupa barang dan tidak boleh makanan ataupun minuman. Kado yang diberikan juga dibatasi Rp. 15.000,00.
Karena kado harus berupa barang dan dibatasi dengan harga Rp. 15.000,00., para murid berlomba-lomba menuangkan kreativitasnya di sini. Ada yang memberi tumbler sebagai hadiah, adapun pula mug custom yang beragam. Namun pastinya, terdapat berbagai makna dan perasaan yang terkandung didalamnya.
Seperti yang diungkapkan oleh Karen Levana Adikaryo dari kelas XI IPS 1, “Masih bersyukur bisa bertukar kado sembari berkumpul bersama teman. Moment yang ga bakal dilupain selama belajar di sekolah.”
Menurut Karen, moment terpenting adalah saat berkumpul bersama, tak harus memberi barang yang mahal atau mewah, justru hadiah kecil yang bermanfaat dapat lebih bermakna.
So guys, Jangan lewatkan moment berharga ini bersama teman maupun keluarga ya, karena pasti ada cerita di balik setiap kado.
Eitsss, selain Karen, kita juga kedatangan tamu lagii nihh!! Cece hitzz bernama Pelangi juga akan membagikan pengalaman asyiknya saat tukar kado kemarin loh! Yukz, simak bareng-bareng!
“Pastinya aku seneng banget sih, soalnya bisa ngerayain Natal bareng sama temen-temen. Apalagi, pas liburan Natal kemarin bisa terbilang lama ga ketemu sama mereka. Walaupun Natal sudah berlalu, damai Natal masih terasa untuk kita semua,” ujar Pelangi Jingga Sampurna.
Bisa dibuktikan nih, guys! Bahagia tidak membutuhkan kemewahan, cukup kebersamaan.
Kegiatan tukar menukar kado ini pastinya membuahkan kehangatan dan harmoni kebersamaan yang indah. Di masa mendatang, belum tentu kita dapat menemui kawan-kawan kita lagi. Momen ini pastinya menjadi hal yang spesial untuk menumbuhkan kebersamaan.
See you when I see you, guyss.
Jurnalis:
Charlie Monica Liadi Kelas XA3/05/12242
Sevira Maria Angelica Putri Kelas X IPS 3/25/12379
Graciel Thea Hariyono Kelas X MIPA 2/13/12289
Foto:
F.X. Darren Lie Kelas X MIPA 3/9/12279







