Bukan Sekadar Hairstyling

Hai hai haaii! Siapa nih yang penasaran tentang ekstra satu ini? Layaknya ekstrakurikuler lainnya, ekstra hairstyling juga melakukan penilaian akhir nih karena mengingat kalau semester genap akan segera berakhir. Ada yang penasaran gak sih, gimana penilaian ekstra hairstyling? Apakah harus menjadi koko atau cece sanggul?🧐

Menurut arahan pendamping ekstra yang biasa dipanggil dengan sebutan Ko Hen, yang harus dilakukan adalah styling rambut. Apa ya maksudnya styling rambut? Jadi setiap peserta hairstyling harus mencatok rambutnya dengan berbagai model. Boleh catok curl atau keriting, boleh juga catok lurus atau catok masuk.

Okay, kalau mengikuti perintah terkesan sederhana yaa. Kita hanya perlu nyatok dan berkreasi sesuai keinginan kita. Kira-kira beneran mudah ga ya?

“Aku kesulitan nyatok bagian rambut belakang jadi harus beberapa kali mengulang agar rapi dan rata,” jawab Clarissa Chandra H. kelas XI IPS 3. Wah, tidak semudah yang dibayangkan yaa. Dari sini kita belajar kalau mau cakep harus effort dan sabar – setuju ga??

Setelah 1 semester berproses dan belajar bersama mengenai rambut, tentu saja penilaian ini juga merupakan bagian dari materi-materi hairstyling sebelumnya. Tidak hanya asyik, tetapi materi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tampil lebih percaya diri tentunya.

Soo, itu dia serba-serbi penilaian haristyling. Gimanaa seru kann? Bisa belajar, berkreasi  sambil bermain dengan catokan. Semoga pertemuan terakhir ekstra hairstyling ini bukan menjadi akhir untuk pertemuan mereka semuanya. Sampai jumpa pada keseruan lainnya, dahh!

Jurnalis:

Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1

Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3

Foto:

Jennifer Evelyn Kelas XI MIPA 1

Clarrence Nathania Hadi Kelas XI MIPA 3