Berpesta Bersama SMAK

Haloo SaintPaul-ers!! Pasti kalian udah pada tahu kan kalo Kamis (25/01/2024) merupakan Pesta Pelindung Sekolah. Dan pada hari Jumat (26/01/2024) diselenggarakan misa syukur yang digelar di GOR SMAK Santo Paulus Jember. Spesialnya, misa ini dihadiri oleh kepala Yayasan Sancta Maria Malang yakni Romo Dion O.Carm. Perayaan ekaristi hari ini dipimpin oleh delapan Romo, yakni Romo Yoseph Utus O.Carm., Romo Yohanes Muga O.Carm., Romo Thomas Onggo Suryanto, O.Carm., Romo Dionisius Kosasih O.Carm., Romo Antonius Sunaryo Pr., Romo Yoesi Prasetya Pr., Romo Bernard Teguh Kusdarmanto O.Carm., dan Romo Atanasius Mariyanto Eka, O.Carm.

Saat mengikuti misa hari ini, kita serasa berada di keraton lho. Wih kenapa nih kira-kiraa? Kok seperti di keraton? Yap, meriahnya perayaan ekaristi hari ini diiringi oleh Karawitan yang dimainkan oleh para murid SMAK, beberapa guru, dan dibantu oleh tim dari Pak Sumarno. Dalam misa ini, budaya Jawanya  sangat kental nan authentic banget! Asal kalian tahu, guys, para petugas karawitan juga tak hanya dari etnis Jawa lhoo melainkan mereka juga ada yang dari luar suku Jawa. Keren kan guys! Tabuhan gamelan yang merdu berhasil memukau umat! Inilah yang menjadi ciri khas SMAK Santo Paulus sedari dulu, seperti yang telah diujar oleh Romo Bernard.

“Misa berjalan dengan lancar dan durasinya agak lebih lama dibanding biasanya karena diiringi musik gamelan. Tentunya budaya seperti ini tidak boleh hilang dari nuansa budaya karena sudah menjadi ciri khas sekolah kita,” ujar Romo Bernard Teguh Kusdarmanto O. Carm.

Para petugas ekaristi pada hari ini juga tidak hanya berfokus kepada murid-murid Katolik. Ada juga petugas yang beragama Non-Katolik, yakni anggota koor. Paduan musik Jawa dengan suara yang merdu sungguh  menjadi perpaduan yang pas! Atmosfer anak mudanya juga sangat terasa lho selama Misa PPS. Kenapa ya? Tentu saja karena misa dihadiri seluruh anak muda SMAK. Bener nggak?

“Luar biasa bisa misa dengan kalian semua, saya seperti bernostalgia zaman SMA kembali karena terasa semangat jiwa muda berkat kalian,” ujar Romo Yoesi.

Hmm…namanya aja “Pesta Pelindung Sekolah”, kayaknya kurang meriah nih kalo engga nyanyi mars SMAK. Yupp! Setelah misa, murid-murid SMAK juga menyanyikan lagu Mars SMAK yang dipimpin oleh the one and only, P,ak Ibe. “Mari kita nyanyikan sekali lagi dengan lebih meriah, pemain gamelan harus menabuh hingga patah,” ujar Bruder Yohanes Suparno O.Carm selaku kepala sekolah SMA Katolik Santo Paulus Jember kala memberi semangat para generasi muda SMAK. Meriahnya lagi, misa dilanjutkan acara ceremonial potong tumpeng oleh Bruder Yohanes Suparno O.Carm. sebagai simbol berbagi keberkahan dan keberuntungan bagi seluruh warga SMA Katolik Santo Paulus Jember.

Wah, akhirnya Pesta Pelindung Sekolah pun tiba! Yuk kita dengar sepatah dua patah kata dari Kepala Sekolah kita terkasih, Bruder Yohanes. “Harapannya dalam Pesta Pelindung Sekolah tahun 2024 ini para murid dan guru membagikan sukacita. Sukacita tak hanya bagi dirinya sendiri, namun membagi-bagikannya kepada sesama” ungkap Bruder Yohanes Suparno O.Carm.

Nah, tak hanya Bruder Yohanes yang memberikan sepatah kata nih! Romo Dion, O.Carm. pun selaku Kepala Yayasan Sancta Maria Malang juga ingin menyampaikan kesan dan pesannya nih. “Saya lihat putra-putri di sini potensial ya, mahir sekali memainkan alunan musik gamelan. Seninya sangat mantap sekali! Ya, semoga putra-putri semakin mengejar cita-citanya dan mau membagikan suka cita bagi sesama,” tutur Romo Dion, O.Carm.

Mari berpesta! Mari merayakan bersama Pesta Pelindung Sekolah tahun 2024. Sukacita berlimpah bagi diri dan sesama! Semoga Tuhan selalu memberkati SMAK Santo Paulus beserta guru, karyawan, dan segenap para murid. Santo Paulus akan terus mengasihi dan menaungi kita! Tuhan Memberkati!

Jurnalis :

Sevira Maria Angelica Putri Kelas X IPS 3

Sherly Octavia Pangestu Kelas X IPS 2

Charlie Monica Liadi Kelas X MIPA 3

Foto:

Jennifer Laurent Kelas XII MIPA 3

Cheerly Tannia Hartono Kelas XII MIPA