Berkarya Bersama Tata Boga

Hello SaintPaulers! Kalian udah pada tahu belum nihhh, kalo sebelum PAS dimulai, tepatnya  tanggal (14/11/2023), ada ujian ekstrakurikuler tata boga loh!

Apa sih itu ektrakurikuler tata boga?Ekstra ini adalah salah satu ekstrakulikuler yang ada di SMAK Santo Paulus Jember, ekstrakulikuler ini  memfokuskan pada seni mengolah makanan dan menata makanan dalam sebuah piring saji atau yang dikenal sebagai plating. Ujian tata boga dilakukan di ruang tata boga. Ujiannya berlangsung selama 1 jam.

Dalam ujian Tata Boga ini, hidangan yang dimasak adalah hidangan utama atau makanan berat. Dalam praktiknya, para murid dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok berisikan dua anggota. Mereka berdua akan bertukar pikiran satu sama lain untuk mengembangkan ide kreatifnya untuk menghasilkan sebuah menu yang lezat dan fantastic. Kriteria penilaian ujian ini berdasarkan pada rasa masakan dan pastinya plating. yaitu mengatakan “Untuk ujian hari ini tidak ada kesulitan dan berjalan dengan lancar” ujar Natasya Catherine Wijaya, salah satu dari peserta ekstra tata boga.

Tak hanya itu, ternyata kriteria penilaian ujian tata boga adalah berdasar pada variasi masakan, rasa masakan, plating masakan, dan kebersihan makanan. Yuk kita tanya perkembangan ujian tata boga ini pada Kak Nana, pendamping ekstrakulikuler tata boga di SMAK Santo Paulus Jember!

“Ujian tata boga tahun ini, menunya lebih bervariasi, malahan kelas 11 setiap anak harus menghidangkan satu sajian makanan. Hal ini melatih mereka untuk lebih terampil dan bisa menikmati proses pembuatan,” ujarnya. Wah kelihatannya masakan mereka pada menarik dan enak-enak deh, rek!

Kira-kira ujian ini seru atau malah membebani ya? “Menurutku ini pengalaman yang seru sih. Dari sini kita bisa mengembangkan kreativitas dan bisa mengasah skill dalam memasak,” ujar Natalya Anette.

Last but not least, kita dengar yuk pesan dari Kak Nana untuk adik-adik yang berdinamika dalam ekstra tata boga ini!

“Semakin semangat ya untuk mencoba memasak menu yang baru! Jangan takut gagal, sebab gagal itu wajar. Yang terpenting bisa mencari kekurangan dari proses pembuatan,” pesan dari Kak Nana.

Wih auto ter-motivated bangett ga sih! Yuk, yuk semangat terus semuanya karena Berubah pasti Berbuah.

Jurnalis:

Viona Valencia X MIPA 4/27/12393

Sevira Maria Angelica Putri X IPS 3/25/12379

Foto:

Maximus Kelas X MIPA 3/19/12340

Robbi Fadli Ari Seta Kelas X MIPA 4/25/12374