Berinovasi Menyikapi Pandemi

Masa pandemi yang belum juga berakhir membuat dunia pendidikan juga terkena imbasnya. SMAK Santo Paulus sebagai sekolah swasta favorit di Jember terus berusaha untuk menjaga kualitas pembelajaran di tengah situasi yg sulit seperti sekarang. Melalui aplikasi STIMULUS (Sistem Informasi Santo Paulus) yang dimiliki sekolah, murid tetap mendapatkan haknya sebagai pelajar meski dalam situasi pandemi.Melalui aplikasi STIMULUS, murid tetap bisa melaksanakan ulangan harian, penilaian akhir semester (PAS), dan nantinya penerimaan rapor secara online atau daring. Secara garis besar, melalui aplikasi yg dimiliki sekolah, para murid dapat terus “berinteraksi” dengan guru dalam proses pembelajaran. Sekolah tidak ingin menyerah dalam situasi pandemi yg berdampak pada berbagai bidang, justru situasi membuat sekolah berinovasi dan berkreasi di tengah masa pandemi.

Para murid juga sudah mulai terbiasa dengan pembelajaran daring. Hal ini tidak terlepas dari beberapa kegiatan seperti ulangan harian dan proses remidi yg sudah dilakukan melalui aplikasi STIMULUS.

“Dengan ujian secara daring bisa melatih diri untuk aktif mencari materi di internet yang tidak sempat diterangkan oleh guru, ” ujar Natasya Eveline Angelia dari kelas XI IPS 2.
Pendapat lain diungkapkan oleh Genio Septimary murid kelas XI IPS 3, “Ujian online seperti sekarang membuat lebih santai sih, kerja juga tidak canggung karena biasanya digabungkan dengan kakak kelas,” ujar murid Santo Paulus asal Situbondo.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Imelda murid kelas X IPS2. “Ujian daring lebih nyaman. Bisa logout jika sudah selesai,tidak perlu menunggu seperti ujian biasanya.Juga tidak perlu menulis di lembar jawaban yg membutuhkan banyak waktu.Pokonya lebih praktis,” ujar murid berkacamata ini.

Meski mereka harus berdamai dengan keadaan dengan pelaksanaan ujian secara daring, sekolah memiliki tujuan positif dengan pelaksanaan ujian ini. Sekolah ingin menjaga kualitas pembelajaran meski dalam situasi sulit. ” Kami tetap ingin memberikan pelayanan yg maksimal dalam pembelajaran kepada semua murid meski dalam situasi yg serba terbatas. Proses pembelajaran harus terus berjalan dengan berbagai inovasi,”ungkap Rm. Antonius Denny Cahyo S.,S.S.,M.Sc., O. Carm.selaku kepala sekolah.

Beberapa kendala saat pelaksanaan ujian daring juga bisa diatasi oleh tim yang terlibat dalam pelaksanaan ujian daring. “Terkadang ada beberapa kendala saat ujian, namun kami selalu berkoordinasi dengan tim ujian daring sehingga bisa diatasi. Meski harus terus memantau selama pelaksanaan ujian dari jaringan, ” ujar Wahyu Dwi Aprianto, S. Pd., guru Geografi sekaligus wali kelas XI IPS 4 di SMAK Santo Paulus.

Ujian PAS secara daring sudah berlangsung sejak tanggal 2 Juni yang lalu dan akan berakhir tanggal 9 Juni mendatang. Setiap hari murid melakukan dua kali ujian dengan mata pelajaran yang berbeda. Hanya saja untuk ujian daring seperti sekarang, ada beberapa mata pelajaran yang tidak diujikan. Seperti Pendidikan Jasmani, Kewirausahaan, dan Kesenian. Meski tidak diujikan, murid tetap harus membuat tugas portofolio dan tugas berbasis produk untuk syarat ketuntasan.Sekolah juga berencana membagikan hasil belajar murid atau rapor melalui aplikasi STIMULUS dengan tetap menjaga kredibilitas.

Penulis: Tim Jurnalistik SMAK Santo Paulus Jember