
Halo Guys!! MOM sudah dekat nih. Apa iya kalau OSIS SMAK adem ayem nggak ada persiapan? Tentunya ada dong ya! OSIS SMAK SI PALING GERCEP mana mungkin kalau nggak bikin persiapan apapun! Gimana ya persiapan mereka? Ternyata, setelah dipantau dengan lebih saksama, selama dua hari kemarin, Kamis (09/04/2026) dan Jumat (10/04/2026), OSIS SMAK Santo Paulus punya kegiatan tahunan yang ditunggu-tunggu semya murid, nih. Kegiatan tersebut berupa wawancara panitia MOM! Dari luar mungkin terlihat biasa aja, tapi di balik itu banyak cerita seru. Mulai dari yang deg-degan nunggu giliran, sampai yang semangat untuk menunjukkan ide dan potensinya. Setiap peserta pastinya datang dengan versi terbaik dirinya ─ siap membuktikan kalau mereka layak menjadi bagian dari panitia MOM 2026. Ayo kita lihat kelengkapan kegiatan wawancara kali ini! 👀
Pernahkah kamu membayangkan diwawancarai kakak OSIS yang tiba-tiba berubah galak, atau diberi pertanyaan yang membuatmu menggaruk kepala? Di MOM, wawancara bukan hanya tentang “kenapa kamu ingin bergabung”. Pewawancara juga ingin mengorek habis-habisan: apakah kamu punya nyali saat ditolak adik kelas, apakah kamu bisa tetap profesional ketika capek, dan apakah hatimu cukup lapang untuk memaafkan kesalahan panitia lain. Dari sinilah lahir pertanyaan-pertanyaan “jebakan” yang membuat banyak calon panitia gemetar.

TENANG, itu bukan ajang cari kesalahan kok guys, tapi cara melihat siapa yang tetap berpikir jernih saat ditekan. Di balik wajah serius para pewawancara, sebenarnya mereka sedang mencari orang-orang yang mau belajar, bukan yang sudah sempurna seperti robot tanpa bug.
Sejalan dengan itu, setiap peserta tentu merasakan dinamika yang berbeda selama proses wawancara berlangsung. Ada yang datang dengan rasa percaya diri, namun tetap diuji dengan pertanyaan-pertanyaan tak terduga. Ada juga yang awalnya gugup, tetapi perlahan mulai menemukan keberanian dalam menjawab.
Menariknya, dari proses inilah para calon panitia tidak hanya dinilai, tetapi juga belajar banyak hal, mulai dari cara berpikir cepat, menyampaikan pendapat dengan jelas, hingga mengendalikan diri dalam situasi yang menekan. Pengalaman ini menjadi bekal penting sebelum benar-benar terjun menjadi bagian dari panitia MOM.

Nah, supaya kita bisa lebih merasakan bagaimana suasana wawancara tersebut, mari kita dengarkan salah satu teman kita yang sukses melewati wawancara di hari kedua.
“Jujur, pas nunggu giliran wawancara rasanya deg-degan, takut salah, apalagi ini pengalaman pertama buat aku. Tapi di balik itu semua, ada rasa senang juga karena ternyata aku bisa melewatinya dengan lancar,” ungkap Sonya Sae Yang, calon panitia MOM dari kelas X-7.
Pada akhirnya, wawancara MOM bukan hanya sekadar soal lolos atau tidak, tapi juga tentang proses yang dilewati. Dari rasa deg-deg-an, menjawab pertanyaan, sampai momen lega setelah selesai. Semuanya menjadi pengalaman yang seru dan tidak terlupakan. Di sini kita belajar untuk bisa lebih jujur terhadap diri sendiri dan berani mencoba hal baru.
Apapun hasilnya nanti, setiap peserta yang berani maju itu patut berbangga diri ya. Semoga dari proses ini bisa terbentuk panitia – panitia MOM yang kompak, saling mendukung, dan siap untuk membuat kegiatan MOM menjadi berkesan. See you SaintPaulers!
Jurnalis:
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Michelle Kaylyn Nathania Kelas X-5
Alexandra Trixie Kelas X-4
Xylenn Pricilla Kwee Kelas X-2
Foto:
Joshua Budi Hariyanto Kelas X-1
Nathania Sophie Purwoadi Kelas X-5






