Cara Antimainstream dalam Mengolah Sampah Organik

Kalian tau nggak sih, kalau di SMAK Santo Paulus Jember itu ada ‘hidden gem’ yang jarang disadari? Eits, tapi bukan spot foto aesthetic lho ya!! Di salah satu sudut sekolah kita, ada sebuah lubang organik yang punya peran penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Lubang ini digunakan sebagai tempat pembuangan sampah organik. Daripada dibuang begitu saja, sampah organik tersebut dikumpulkan menjadi satu di lubang ini agar bisa terurai secara alami. Menarik kan, SaintPaulers? Ayo kita cari tahu lebih lanjut!

Mungkin kalian berpikir, “Kenapa harus repot-repot membuat tempat sampah ini, sih?” Eitss, jawabannya simpel banget, guys. SMA Katolik Santo Paulus tentu gak mau cuma memiliki label, tetapi harus benar-benar melakukan eksekusi. Sebagai sekolah yang ramah lingkungan, tentunya sampah-sampah yang awalnya dianggap tak bernilai dapat diproses secara alami agar menjadi kompos yang berguna.

Biar lebih paham, yuk, langsung saja kita tanya Br. Konrad Sumirat, O.Carm.

“Karena sekolah kita ramah lingkungan, jadi, sampah sampah yang bisa jadi kompos seperti daun dan semacamnya akan kami kumpulkan dan proses sehingga dapat menjadi kompos. Kompos ini juga berfungsi untuk menjadi pupuk bagi tanaman-tanaman yang ada di SMA Katolik Santo Paulus Jember. Itulah mengapa lubang organik sangat penting,” ujarnya.

Wah, SaintPaulers, ternyata banyak ya hal yang seringkali tidak kita sadari tetapi sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar salah satu contohnya bak organik ini. Tuh kan SaintPaulers, ternyata sampah organik itu nggak seburuk itu loh! Sampah yang seringkali kita anggap sebagai pemicu bau ternyata memiliki fungsi yang sangat penting bagi lingkungan asal diolah dengan benar dan tidak dicampur dengan sampah plastik.

Semoga dengan adanya bak kompos ini, lingkungan hijau di SMA Katolik Santo Paulus Jember jadi semakin asri ya! See you SaintPaulers!!

Jurnalis:

Eleora Leonie Timothy kelas X-5

Aurentzia Veayviane Kelas XI-1

Patricia Lorenza Handoko kelas XI-3

Foto: Joycelyn Clarissa H. Kelas XI-4