Eksplorasi Gerak Kamera Melalui Penilaian Orbit

Heyyoww SaintPaulers! Kira-kira, kalau ada kata orbit, apa sih yang terlintas di benak kalian? Luar angkasa? Atau bahkan Matahari?

Eitss, kalau kalian mengira orbit hanya berkaitan dengan luar angkasa, kalian salah SaintPaulers! Kali ini, kita akan melihat penilaian orbit kelas XI nih. Penasaran dengan orbit yang akan dibahas? Yuk kita cari tahu!

Jadi, sejak Rabu (04/02/2026) hingga Kamis (05/03/2026), murid kelas XI melakukan penilaian orbit pas jam pelajaran PKWU di kelas masing-masing. Tantangannya gak main-main loh! Fokus utama penilaian ini adalah menjaga konsistensi jarak antara lensa dan subjek biar skala visualnya tetap stabil. Mereka ditantang buat berputar 360 derajat dengan hasil yang harus benar-benar smooth! Nah SaintPaulers, penilaian orbit kali ini bukan cuma soal pegang alat terus jalan doang, lho. Di balik gerakan kamera yang kelihatan santai itu, ternyata ada teknik khusus agar hasil videonya tetap stabil dan fokus ke objek. Tipsnya sih, mereka harus menapakkan tumit mereka terlebih dahulu, berjalan dengan lutut yang ditekuk, dan bergerak secepat mungkin.

Melalui kegiatan ini, para murid belajar mengatur posisi tubuh, arah langkah, sampai cara menjaga objek tetap berada di tengah grid kamera. Jadi, ini semacam latihan koordinasi level upgrade, bukan sekadar jalan sambil pegang gimbal aja. Lumayan lah ya, skill sinematografi pun mulai terbentuk pelan-pelan tanpa harus jadi juru kamera dulu.

Kira-kira rumit ya guys cara pakainya? “Cara pakainya pertama reset orbit dulu, pencet dua kali di bagian belakang monitor gimbal. Setelah itu, setting kameranya dulu. Kalau sudah, jalan ke samping sambil tetap memusatkan orang di tengah grid kamera. Saat berbelok, tangan ditekuk ke kanan atau kiri mengikuti arah kaki supaya objek tetap di tengah,” ucap Frederico.

Ia juga menambahkan bahwa cara berjalan tidak boleh menyilang atau seperti jalan kepiting karena berisiko tersandung. “Jalannya biasa saja, tapi kaki sedikit ditekuk biar seimbang dan gerakan kameranya tetap halus,” lanjutnya.

Nah, ternyata melalui kegiatan penilaian orbit ini, para murid tidak hanya belajar tentang penggunaan alat, tetapi juga mengasah ketelitian dan percaya diri secara langsung ya! Semoga dengan pengalaman ini para murid dapat memahami bahwa setiap pengalaman praktik adalah kesempatan untuk tumbuh dan belajar menjadi lebih baik lagi ya. Okey SaintPaulers, kira-kira gimana nih menurut kalian? Apakah penilaian kali ini menyenangkan? Atau justru kalian mendapatkan ilmu baru? Jadikanlah segala hal yang baik menjadi bekal bagi masa depan ya! See you SaintPaulers!!

Jurnalis:

Aurentzia Veayviane Kelas XI-1

Josephine Patricia Zendrato Kelas XI-2

Patricia Lorenza Handoko kelas XI-3

Foto:

Sesilia Atyantika Kelas XI-7

Joycelyn Clarissa Hanjoyo Kelas XI-4