
Senin pagi, 20 Oktober 2025 GOR SMAK Santo Paulus sudah dipadati para murid dan guru. Tumben sekali ya, padahal biasanya para murid sudah berada di kelas untuk siap menerima pelajaran. Ada bapak-bapak polisi juga di pagi itu. Waduh, ada apa ya?
Eits, nggak perlu overthinking dan panik dulu! Pada hari Senin, 20 Oktober 2025, SMA Katolik Santo Paulus Jember menggelar upacara khusus! Khusus yang seperti apa sih emang? Jangan salah guys! Upacara kali ini terasa spesial karena pembina upacara datang dari satuan Polres Jember. Kira-kira apa saja ya yang disampaikan dalam upacara spesial ini? Usut punya usut, tujuan kunjungan dari Polres Jember kali ini adalah untuk mengingatkan para murid agar berhati-hati ketika menggunakan sosial media agar tidak mudah terprovokasi. Selain itu, kunjungan ini juga untuk memperingati satu tahun dilantiknya presiden RI ke-8 yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam amanat yang disampaikan, Iptu Sudarno yang berpangkat inspektur polisi satu dari Polres Jember mengajak para murid untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan tertib. Tidak mudah terprofokasi untuk melakukan tindakan yang merusak saat menyampaikan aspirasi. “Gunakan kecerdasan untuk membangun, bukan merusak,” pesannya.
Alih-alih menakuti, Iptu Sudarno juga mengingatkan agar kita sebagai pelajar tidak mudah terbawa arus informasi dari media sosial untuk sekadar ikut-ikutan demonstrasi tanpa memahami akar permasalahan yang sebenarnya. Beliau menekankan bahwa unjuk rasa yang sah punya aturan main yang harus ditaati, mendapat izin dari kepolisian, hingga tata cara pelaksanaan diatur sedemikian rupa demi keamanan bersama.
“Jangan sampai niat menyuarakan pendapat justru berujung pada kerusakan atau merugikan pihak lain. Hal itu hanya akan merusak nama baik generasi muda,” jelasnya. Oleh karena itu, beliau mendorong kita untuk selalu mencari informasi yang valid dan berpikir kritis sebelum mengambil tindakan. Ini adalah bagian dari program Polres Jember untuk membina para pelajar.

Upacara ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Para murid diharapkan dapat lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi dengan postingan-postingan yang ada di media sosial. Melalui amanat yang disampaikan oleh Polres Jember, semoga seluruh siswa dapat makin sadar dengan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas dan beretika.
Dengan semangat dan pesan positif yang disampaikan dalam upacara ini, mari kita jadikan momen tersebut sebagai perubahan kecil menuju langkah besar. Menjadi pelajar yang tidak hanya pintar dalam bidang akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap dan berperilaku.
Jurnalis
Eleora Leonie Timothy Kelas X-5
Graciel Thea Hariyono Kelas XII MIPA 4
Kaysa Clearesta Yukhi XI–2
Foto:
Joshua Budi Hariyanto X-1
Kayren Lie Sasongko XI-2






